nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Coffee Cakenya Kemanisan, Perjuangan Elin Kandas di MasterChef Indonesia Season 5

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Senin 03 Juni 2019 03:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 03 298 2063276 coffee-cakenya-kemanisan-perjuangan-elin-kandas-di-masterchef-chef-season-5-d6cHAYqlVW.png Peserta MasterChef Gagal di Pressure Test (Foto: MasterChef/Instagram)

PERJUANGAN Shierleen Sulivan atau biasa dipanggil Elin harus terhenti di kompetisi Masterchef season 5 pada Minggu (2/6/2019). Ia harus tersingkir setelah melakukan duel di Pressure Test menghadapi Stefani Horison/ Fany di babak Grand Final.

Pada challenge minggu ini, Alin menghidangkan menu Baked Salmon dan Iga Bakar dengan Acar. Alin yang tergabung dalam Tim Kuning bersama alumni Masterchef yakni Daniar dan Fickri.

Mereka diwajibkan untuk menghidangkan makanan istimewa bagi para alumni Masterchef season sebelumnya. Nahas, hidangan yang dibuat oleh mahasiswi cantik asal Bandung ini banyak mendapatkan komentar negatif.

Hal yang sama pun berlanjut pada saat penilaian dewan juri. Chef Juna mengatakan iga yang dibuat Elin masih terasa keras. Ia juga menyalahkan adanya batang seledri yang masih keras dalam hidangan tersebut.

Di sisi lain dua chef lainnya yakni Chef Arnold dan Chef Renatta menyayangkan penggunaan scalop segar yang diblender untuk dijadikan sebagai saus untuk Baked Salmon yang dimasaknya. Menurut juri, saus scalop tersebut yang menyebabkan rasa tidak enak pada makanan itu.

Makanan tersebut akhirnya membawa Elin menuju babak Pressure Test, karena gagal bersaing dengan Fany dan Kai. Dewi Fortuna tampaknya datang menghampiri Kai, dirinya menjadi orang pertama yang melenggang ke babak Grand Final.

Berlanjut menuju Pressure Test, Fany dan Elin ditantang oleh para juri untuk membuat hidangan Savory dan Sweet dengan highlight kopi sebagai bahan dasarnya. Dalam tes kali ini Fany memilih kopi Gayo Aceh yang memiliki tekstur soft dan fruity.

Sementara Alin memilih kopi Toraja yang memiliki rasa sangat kuat dan asam. Mereka diberi waktu selama 90 menit untuk membuat hidangan tersebut sebaik mungkin.

Elin pun berhasil membuat hidangan yang diberi nama Coffee Rub Beef (Main Course) dan Coffee Cake (Dessert). Namun ia mendapatkan kritikan karena potongan beefnya yang tidak seimbang.

Elin yang memilih kopi dengan citarasa kuat pun menjadi boomerang untuknya. Pasalnya saus kopinya tidak terasa asam meski sudah dicampur dengan jeruk. Kesalahan fatal lainnya adalah komposisi chocolate soil yang kebanyakan hingga membuat masakan itu menjadi kemanisan.

Sementara Coffee Run Steak dan Coffee Cake buatan Fany dinilai jauh lebih baik. Meski dinilai banyak hal yang perlu diperbaiki, namun dewan juri tetap menjatuhkan pilihan pada Fany untuk masuk ke babak Grand Final Masterchef Season 5. Wah makin seru yah babak selanjutnya di Masterchef Season 5 ini!.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini