nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bagi-Bagi Angpao Lebaran Mendidik untuk Anak Gak Sih?

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 04 Juni 2019 19:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 04 612 2063740 bagi-bagi-angpao-lebaran-mendidik-untuk-anak-gak-sih-oLkwg9zOGM.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

BAGI-BAGI angpao Lebaran menjadi salah satu tradisi yang selalu menghiasi momen Lebaran. Kegiatan ini biasanya dilakukan oleh orang dewasa yang ingin membagikan sedikit kebahagiaan kepada keponakan, maupun sanak saudara.

Biasanya, anak kecil lah yang paling bersemangat berburu angpao Lebaran dari orangtua, paman, tante, maupun eyang mereka saat Lebaran. Tapi pernahkah terlintas di benak Anda, apakah tradisi bagi-bagi THR ini baik untuk tumbuh kembang anak?

Psikolog Meity Arianty menjelaskan, kegiatan bagi-bagi THR bisa digunakan sebagai salah satu cara untuk mendidik anak dalam menghargai sebuah proses.

"Pertama harus dimulai dari niat si pemberi angpao. Sebaiknya berikan angpao dengan maksud memberikan reward atau apresiasi kepada anak karena mereka telah berusaha puasa selama 1 bulan ini," terang Meity Arianty kala dihubungi Okezone.

sampaikan pula bahwa angpao tersebut adalah rezeki yang diberikan oleh Allah SWT untuk anak shaleh.

Dengan demikian, maka akan tertanam di pikiran anak-anak bahwa, bila mereka berperilaku baik, maka mereka akan mendapatkan sesuatu. Meity menambahkan, sampaikan pula bahwa angpao tersebut adalah rezeki yang diberikan oleh Allah SWT untuk anak shaleh.

Selain itu, sebaiknya berikan angpao dalam jumlah yang wajar. Lalu masukkanlah uang ke dalam amplop bergambar lucu. Lebih bagus jika pada bagian depan amplop tertulis ucapan 'Mohon Maaf Lahir dan Batin'.

"Secara tidak langsung, cara ini akan mengajarkan anak tentang sopan santun. Karena kalau ngasih uang ke pengemis kan kita jarang sekali menggunakan amplop," katanya.

Nah, agar tidak tekor saat memberikan angpao Lebaran kepada anak tetangga atau keponakan, simak dulu kreasi tipsnya di bawah ini.

Anak tetangga

Di sejumlah daerah, anak-anak tetangga biasanya akan berkunjung dari satu rumah ke rumah lain untuk meminta angpao Lebaran setelah Salat Ied.

Agar tidak terlalu boros, Anda bisa menyediakan uang pecahan Rp2 ribu-Rp10 ribu untuk mereka. Berikanlah secukupnya dan tidak perlu menggunakan amplop. Anak-anak akan senang ketika menerima lembaran uang baru.

Anak-anak akan senang ketika menerima lembaran uang baru.

Keponakan SD

Nah, untuk keponakan atau sanak saudara, berilah angpao dengan jumlah sedikit lebih banyak dari anak-anak tetangga. Untuk keponakan yang masih duduk di bangku sekolah dasar, Anda bisa memberikan angpao sebesar Rp10 ribu - Rp50 ribu.

Bila ingin memberikan lebih banyak, pastikan Anda tidak memiliki banyak keponakan. Dengan demikian Anda bisa memberi Rp100 ribu per anak. Bungkuslah angpao dengan amplop dengan gambar yang menggemaskan agar mereka lebih senang saat mendapatkannya.

Keponakan remaja (SMP dan SMA)

Bila punya keponakan yang sudah beranjak remaja, maka berilah angpau yang layak untuk mereka. Nominalnya bisa berkisar antara Rp20 ribu - Rp100 ribu. Sederhananya, jika Anda memberikan angpao kepada keponakan yang masih SD, akan lebih elok bila Anda melebihkan pemberian untuk keponakan yang sudah remaja.

Keponakan kuliah

Untuk anak kuliahan, biasanya mereka cenderung malu saat menerima angpau Lebaran. Namun jika Anda ingin menyenangkan hati mereka, berilah angpao dengan nominal yang cukup besar. Berilah angpao sebesar Rp50 ribu-Rp100 ribu secara diam-diam.

Anda bisa mengajak mereka ngobrol terlebih dahulu di depan teras rumah, saat ber-Lebaran di rumah sanak saudara. Tidak perlu dibungkus amplop, cukup berikan dengan gaya salam tempel.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini