nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cara Anda Berhubungan Seks Pengaruhi Kelamin Anak Loh!

Dewi Kania, Jurnalis · Senin 10 Juni 2019 00:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 09 485 2064802 cara-anda-berhubungan-seks-pengaruhi-kelamin-anak-loh-eCZSyJDsw7.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SETIAP pasangan suami-istri pasti memiliki keinginan untuk memperoleh anak, baik laki-laki atau perempuan. Memang, banyak yang menyerahkan pada takdir jenis kelamin anaknya. Padahal, bisa loh memperbesar kesempatan anak laki-laki atau perempuan lewat jadwal seks.

Spesialis Obstetri dan Ginekologi dr Boy Abidin, SpOG menjelaskan, ketika seorang calon ibu ingin melahirkan bayi laki-laki atau perempuan, harus memerhatikan jadwal berhubungan seks. Untuk itu, jadwal berhubungan seks harus diatur dengan sangat teliti.

"Punya bayi laki-laki atau perempuan, berdasarkan teori bisa diatur, tapi memang lebih besar kehendak Tuhan," ungkap dr Boy saat dihubungi Okezone.

Menurut dr Boy, hal yang menentukan terjadinya kehamilan anak laki-laki dan perempuan komponen X dan Y. Selain itu, kualitas sperma suami juga sangat menentukan. Saat komponen X bertemu sel telur, calon janin bayi perempuan akan lahir. Sementara komponen Y bertemu dengan sel telur, terwujudlah calon janin bayi laki-laki.

Sementara komponen Y bertemu dengan sel telur, terwujudlah calon janin bayi laki-laki.

Dia menyebut, ketika pasangan ingin punya anak lelaki, sebaiknya bercinta di saat masa subur. Sperma komponen Y lebih dominan pada saat itu.

"Kalau ingin calon janin perempuan, lebih baik bercinta ketika bukan masa subur. Gerakan spermanya lebih lambat, jadi butuh waktu 1-2 hari ovulasi," bebernya.

Teori berikutnya, jelas dr Boy, bisa dengan cara inseminasi. Dokter akan mencarikan komponen X dan Y yang kualitasnya bagus.

"Kalau pakai inseminasi, (tanpa berhubungan seks) pasangan tidak perlu khawatir gagal. Karena kualitas sperma pasti dipilih yang kualitasnya tinggi," pungkas dr Boy.

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini