nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Putus Gara-Gara LDR? Ini 5 Langkah Biar Cepat Move On

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis · Senin 10 Juni 2019 10:32 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 10 196 2064860 putus-gara-gara-ldr-ini-5-langkah-biar-cepat-move-on-k7S1FUSLga.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JARAK dan waktu memang menjadi kendala terbesar dalam sebuah hubungan. Meski pada awalnya semua baik-baik saja, tidak jarang banyak pasangan yang LDR akhirnya harus berpisah di tengah jalan.

Jika Anda sedang melewati pergumulan batin yang sama, tidak usah bersedih. Simak caranya move on akibat putus karena tidak berhasil mempertahankan LDR.

Setelah menghadapi banyak asam garam kehidupan berdua, kini Anda harus menelan kenyataan bahwa Anda dan dirinya sudah tidak lagi bersama. Bukan karena tidak setia atau tidak sabar menunggunya kembali. Namun, perbedaan jarak dan waktu memang mungkin bisa memudarkan cinta.

Terlebih apabila Anda berdua tidak bisa mengalah dan berkorban. Rasanya fokus pada kehidupan dan tujuan masing-masing adalah jalan yang terbaik. Memang tidak mudah berdamai dengan semua ini, tapi Anda wajib bisa untuk move on setelah putus karena LDR.

Baca Juga: Tampil Perdana di Acara Kerajaaan Inggris, Meghan Markle Memukau

Memang tidak mudah berdamai dengan semua ini, tapi Anda wajib bisa untuk move on setelah putus karena LDR.

1. Terima kenyataan Anda sudah putus

Cara pertama untuk memperlancar proses move on adalah dengan menerima kenyataan Anda sudah putus dan sedang patah hati.

Memerima keadaan sepenuh hati alias legowo dapat sangat membantu Anda cepat merasa baikan. Meski memang pahit, cobalah terima bahwa hubungan Anda berdua tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Semakin Anda menolak kenyataan, semakin sulit Anda untuk move on. Tidak perlu berandai-andai atau membayangkan sesuatu yang bisa Anda lakukan untuk memperbaiki hubungan ini. Anda harus ikhlas dan bisa menerima kenyataan bahwa tidak semua hubungan LDR bisa berhasil.

Baca Juga: Kanker Paru-Paru Sutopo Terus Gerogoti Tubuh, sang Ibu Tak Kenal Lelah Merawat

emosi kesedihan Anda ini bisa diluapkan sedikit demi sedikit dengan bercerita atau menulis di buku harian.

2. Curhat ke teman atau dengan menulis

Untuk bisa move on setelah putus karena LDR, mungkin Anda bisa mencoba untuk mencurahkan perasaan di buku harian atau bahkan curhat ke orang lain yang paham situasi Anda.

Dengan membiarkan orang lain tahu isi hati Anda, Anda tidak akan merasa sendirian dalam mengarungi hubungan LDR. Setidaknya, emosi kesedihan Anda ini bisa diluapkan sedikit demi sedikit dengan bercerita atau menulis di buku harian.

3. Coba fokus dengan me time

Patah hati habis putus karena LDR pasti sakitnya bukan main. Dalam hati, Anda mungkin merasa hancur luluh lantak tidak karuan. Agar tidak sedih berlarut-larut, cobalah sayangi diri sendiri dengan fokus melakukan me-time untuk sementara waktu.

Me-time di sini artinya adalah meluangkan waktu khusus untuk merawat, memanjakan, dan memulihkan diri sendiri dari stres. Mungkin sebelumnya Anda tidak pernah punya waktu untuk merawat diri karena sibuk mengatasi segala macam masalah khas LDR.

Mungkin juga selama ini tenaga dan biaya yang Anda keluarkan terlalu difokuskan untuk membangun komunikasi yang intens dengan si mantan nun jauh di sana.

“Membangun” diri Anda kembali dapat mengembalikan kegembiraan dan kepercayaan diri setelah putus karena LDR. Lakukanlah aktivitas atau kegiatan yang Anda senangi. Ke salon untuk creambath dan potong rambut, mungkin? Pergi ke bioskop atau sekadar baca buku favorit di kedai kopi langganan juag tidak masalah.

Pergi ke bioskop atau sekadar baca buku favorit di kedai kopi langganan juag tidak masalah.

4. Main sama teman dan sahabat

Anda mungkin tambah merasa kesepian setelah putus karena LDR. Namun, ketahuilah Anda tidak sendirian. Ada begitu banyak orang lain dalam hidup Anda yang juga sayang dan peduli pada Anda, dan ingin menghabiskan waktu bersama Anda.

Sekaranglah waktunya untuk melakukan hal tersebut. Setelah Anda kembali melajang, temui teman atau sahabat untuk sekadar menemani sambil bertukar kabar, bercanda, dan berbincang untuk menghindari sepi.

5. Ingat, Anda masih punya masa depan

Meski galau tidak karuan akibat putus karena LDR, jangan menutup pintu hati terlalu lama. Bila Anda masih menutup diri, sama saja artinya Anda menutup pintu kesempatan dan masa depan yang seharusnya menjadi milik Anda. Bisa jadi di luar sana ada orang baru yang siap mengisi hari-hari Anda.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini