nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penderita ISPA dan Diare Meninggkat dari Arus Mudik hingga Pasca-Lebaran

krjogja.com, Jurnalis · Senin 10 Juni 2019 16:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 10 481 2064944 penderita-ispa-dan-diare-meninggkat-dari-arus-mudik-hingga-pasca-lebaran-9nHo8Hqq1z.jpg Waspadai penyakit ISPA pasca-Lebaran (Foto : Newhealthadvisor)

Selama arus mudik dan balik, termasuk pasca-Lebaran, jumlah warga yang menderita gangguan penyakit infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) dan diare di Puskesmas mengalami peningkatan. Meski begitu pelayanan dapat terpenuhi setelah Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) menyiapkan petugas jaga dan pemenuhan kebutuhan obat.

Plt Kepala DKK Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Senin (10/6) mengatakan, kebutuhan pelayanan dasar kesehatan untuk masyarakat termasuk pemudik saat arus mudik dan balik Lebaran sudah dijamin. DKK Sukoharjo bahkan menjamin pelayanan tetap terpenuhi pasca-Lebaran.

Pelayanan kesehatan sudah disiapkan DKK Sukoharjo baik di Puskesmas, rumah sakit dan klinik kesehatan disemua wilayah. Petugas diminta memberikan pelayanan baik kepada masyarakat maupun pemudik.

Selama arus mudik dan balik Lebaran pelayanan kesehatan penuh sudah diberikan di Puskesmas. Termasuk setelah Lebaran dimana ada peningkatan pasien yang menderita gangguan ISPA dan diare.

sesak napas banget

Pasien yang menderita ISPA dan diare kebanyakan merupakan orang dewasa. Selain itu ada juga anak anak dan semua pasien sudah tertangani semua oleh petugas.

“Semua pasien yang menderita gangguan ISPA dan diare sudah tertangani semua di Puskesmas. Memang ada peningkatan penderita karena memang terpengaruh kondisi daya tahan tubuh warga,” ujarnya.

Pasien yang menderita gangguan penyakit diare lebih disebabkan karena pola salah dari warga saat mengonsumsi makanan. Sebab saat Lebaran warga cenderung memakan beragam jenis makanan dan menyebabkan gangguan pencernaan. Sedangkan untuk Ispa, lebih disebabkan karena warga melakukan perjalanan jauh mudik Lebaran. Selain itu juga disebabkan karena paparan udara dan debu yang menyebabkan gangguan pernafasan.

“Warga kami minta untuk selektif saat makan menyesuaikan kemampuan tubuh. Sebab setelah lama puasa dan sekarang sudah Lebaran apabila daya tahan tubuh kurang sehat maka bisa berdampak pada gangguan kesehatan,” lanjutnya.

DKK Sukoharjo memberikan pemenuhan kebutuhan obat untuk semua pasien yang menderita ISPA dan diare. Obat tersebut sudah didistribusikan DKK Sukoharjo ke semua Puskesmas.

“Selama arus mudik dan balik Lebaran pelayanan di Puskesmas dan posko kesehatan juga menangani pasien karena kasus kecelakaan lalu lintas. Ada juga yang sampai di rujuk ke rumah sakit karena untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut terhadap luka yang diderita,” lanjutnya.

Jadi, waspadai penyakit ISPA dan diare pasca-Lebaran ya. Jalani hidup sehat dan konsumsi makanan bergizi.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini