nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sudah BAB Perut Malah Makin Sakit? Apa Sebabnya

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis · Selasa 11 Juni 2019 16:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 11 481 2065336 sudah-bab-perut-malah-makin-sakit-apa-sebabnya-yrOhtzShJD.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SALAH satu cara menyembuhkan sakit perut adalah dengan Buang air besar (BAB). Tapi, bagaimana jika BAB tidak membuat perut terasa lega?

Perut terkadang masih terasa mulas dan sakit beberapa saat setelah BAB. Anda mungkin tak perlu khawatir jika kondisi ini hanya terjadi sesekali dan sifatnya ringan. Namun, bagaimana jika sering mengalaminya?

Perut terdiri atas berbagai organ dan saluran yang terlibat dalam sistem pencernaan. Rasa sakit yang Anda alami merupakan gejala yang sangat umum. Diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya. Tapi ini merupakan gejala umum yang dialami orang.

Baca Juga:  Beredar Pesan Bahan Kimia pada Laundry Dry Cleaning Jadi Penyebab Kanker Ani Yudhoyono, Ini Penjelasan Ahli!


Sakit perut yang ringan atau muncul dalam waktu singkat biasanya akan hilang dengan sendirinya tanpa menimbulkan bahaya.

1. Sakit perut dalam waktu lama

Sakit perut yang ringan atau muncul dalam waktu singkat biasanya akan hilang dengan sendirinya tanpa menimbulkan bahaya. Jenis sakit perut yang perlu Anda waspadai adalah yang muncul tiba-tiba dengan intensitas parah pada area tertentu.

Rasa sakit pada bagian bawah perut bisa menandakan adanya masalah pada usus. Nyeri pada bagian atas perut bisa menjadi gejala dari gangguan hati dan empedu. Sementara rasa sakit pada bagian tengah perut dapat muncul akibat penyakit pada lambung.

Baca Juga: Serunya Nia Ramadhani Jet Ski Bareng Keluarga, Naka Bikin Gemes!


Gas terbentuk secara alamiah di dalam usus dan saluran pencernaan.

2. Sakit perut disertai kembung

Gas terbentuk secara alamiah di dalam usus dan saluran pencernaan. Produksi gas berlebih atau gas yang menumpuk dapat membuat perut terasa tertekan, kembung, penuh, atau terasa sakit setelah BAB.

Sakit perut akibat gas memiliki gejala, seperti rasa sakit hilang timbul setiap beberapa menit, terasa sesuatu yang bergerak dalam perut, perut tampak kembung, sendawa atau buang angin atau bahkan Anda mengalami diare atau sembelit.

3. Diare atau muntaber

Sakit perut mendadak setelah BAB disertai diare bisa jadi gejala dari penyakit muntaber (gastroenteritis). Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus pada saluran pencernaan akibat mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.

Muntaber biasanya akan hilang setelah beberapa hari, tapi gejalanya masih dapat muncul selama pemulihan. Anda pun berisiko mengalami dehidrasi akibat diare berulang kali. Cegahlah dengan mengonsumsi makanan lembut dan cairan yang cukup hingga gejala membaik.

Sakit perut mendadak setelah BAB disertai diare bisa jadi gejala dari penyakit muntaber

4. Irritable bowel syndrome (IBS)

Rasa sakit yang muncul pada perut setelah BAB bisa jadi tanda Anda terkena IBS, meski tidak selalu. Gejala lain yang menyertai IBS antara lain, kram bagian bawah atau seluruh perut, mulas yang muncul dengan cepat, sering kali disertai diare, sembelit, tidak bisa makan makanan jenis tertentu, perut sering kembung dan rasa lelah dan sulit tidur.

IBS tidak dapat disembuhkan dengan cepat, tapi Anda dapat mengatasi gejalanya dengan beberapa cara. Misalnya mengubah pola makan dan gaya hidup, mengonsumsi obat, atau terapi.

5. Otot perut tegang

Otot perut terhubung dengan berbagai otot lainnya pada tubuh. Saat otot sekitar perut mengalami nyeri, kejang, atau trauma ringan, otot perut pun dapat terkena dampaknya. Salah satu efek yang Anda rasakan adalah sakit perut setelah BAB.

Rasa sakit akibat otot perut yang tegang dapat berkurang dengan pijatan lembut dan istirahat. Anda juga bisa menggunakan kompres hangat ataupun dingin. Periksakan diri Anda ke dokter bila rasa sakit yang Anda rasakan di perut akibat otot tegang tidak berkurang setelah beberapa hari.

Rasa sakit pada bagian tubuh umumnya menandakan suatu masalah kesehatan, begitu pula dengan perut yang terasa nyeri usai BAB. Bedakan mulas yang timbul secara alamiah dengan nyeri perut yang menandakan penyakit.

Bedakan mulas yang timbul secara alamiah dengan nyeri perut yang menandakan penyakit.

Rasa mulas alamiah umumnya hanya terjadi sesekali dalam sehari dan akan hilang begitu Anda selesai BAB. Sementara itu, sakit perut tanda penyakit dapat muncul berulang kali disertai gejala lain, termasuk diare, mual, muntah, dan sebagainya.

Jangan abaikan gejala yang Anda alami, sebab gangguan kesehatan pada sistem pencernaan sering kali sulit dideteksi. Penyakit yang lebih serius seperti IBS bahkan bisa bertambah parah karena penderita terlambat dalam mengenali gejalanya.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini