nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Konsep Pernikahan LAT yang Dilakukan Gwyneth Paltrow dan Suami

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 12 Juni 2019 13:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 12 196 2065621 mengenal-konsep-pernikahan-lat-yang-dilakukan-gwyneth-paltrow-dan-suami-5Yf5EkKk5c.jpg Gwyneth Paltrow. (Foto: Reuters)

PERNAH gagal membangun rumah tangga membuat Gwyneth Paltrow dan sang suami, Brad Falchuk memiliki konsep baru untuk mempertahankan pernikahannya. Pasangan yang menikah pada September tahun lalu ini hanya tinggal bersama selama empat hari dalam seminggu, sisanya tinggal di rumah masing-masing.

Cara tersebut mungkin dianggap oleh sebagian besar orang tak lazim. Namun memang Gwyneth Paltrow tampaknya tidak memegang teguh norma dan prinsip tradisional. Buktinya, saat pergi bulan madu bersama Brad, ia turut serta mengajak sang mantan suami Chris Martin.

Dalam sebuah wawancara terhadap media lokal, Gwyneth mengungkapkan alasannya memilih hidup terpisah selama beberapa hari dalam seminggu dengan suaminya. "Saya melakukan itu untuk mempertahankan polaritas atau menjaga hubungan tetap menarik," ujarnya seperti yang dikutip Okezone dari Vogue, Rabu (12/6/2019).

Menurut mereka, itu adalah cara yang ideal dan sebaiknya tidak mengubah apa pun.

Perempuan berusia 46 tahun itu mengatakan teman-teman di sekitarnya yang sudah menikah mendukung konsep pernikahan Living Apart Together (LAT) tersebut. Menurut mereka, itu adalah cara yang ideal dan sebaiknya tidak mengubah apa pun.

Sementara itu, pakar hubungan Charly Lester mengatakan cara yang dipilih Gwyneth menunjukkan kedewasaan dan pemahaman tentang sesuatu yang benar-benar berhasil bagi kehidupan pernikahan.

"Jika seseorang pernah mengalami kegagalan dari hubungan yang dijalaninya, maka dirinya mengetahui apa yang salah dalam hubungan tersebut. Kemudian dia (Gwyneth Paltrow) mencoba memperbaiki kesalahan tersebut pada hubungan selanjutnya. Bahkan ia siap melakukan berbagai hal secara berbeda," terang Charly.

Selain itu, menurutnya pengaturan hidup terpisah sementara baik untuk masing-masing pihak yang menikah namun telah memiliki anak dari pernikahan sebelumnya. Hal ini dikarenakan sebelum pasangan bersatu, masing-masing pihak memiliki kehidupan yang berbeda dengan anak-anaknya satu sama lain. Membuat dua kehidupan berbeda menjadi satu tentu sesuatu yang sulit.

"Tujuan pernikahan pertama adalah memulai sebuah keluarga dan itu biasanya membutuhkan satu atap. Untuk pernikahan kedua atau ketiga biasanya tujuannya saling menemani," ujar Charly.

"Namun jika masing-masing pihak memiliki kehidupan keluarga berbeda sebelumnya, hidup dengan atap berpisah bisa menjadi pilihan untuk membuatnya mudah walaupun tetap bisa hidup bersama," tambahnya.

konsep pernikahan yang dipilih oleh Gwyneth dan Brad ternyata tengah menjadi tren tersendiri.

Di sisi lain, konsep pernikahan yang dipilih oleh Gwyneth dan Brad ternyata tengah menjadi tren tersendiri. Charly mengungkapkan semakin banyak orang dewasa yang merasa tidak memerlukan kebutuhan untuk tinggal bersama secara permanen.

Tingkat kemapanan menjadi salah satu faktor yang membuat seseorang lebih memilih mencari partner paruh waktu dibanding harus hidup bersama dengan seseorang selamanya.

"Faktanya, para ilmuwan telah memberi nama fenomena ini LAT atau living apart together. Ada waktu pasangan hidup bersama. Tapi ada kalanya juga mereka hidup terpisah," tandas Charly. Pilihan itu terlihat mirip dengan cara yang diterapkan oleh Gywneth Paltrow dan suami.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini