nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Heboh Fenomena Alam 2 Matahari di Amerika dan Kanada, Ini Faktanya

Rabu 12 Juni 2019 21:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 12 612 2065796 heboh-fenomena-alam-2-matahari-di-amerika-dan-kanada-ini-faktanya-1nZtG8VE99.jpg Ilustrasi Matahari. (Foto: Unsplash)

FENOMENA alam memang kerap membuat kita kagum. Baru-baru ini di perbatasan Amerika Serikat dan Kanada fenomena alam menakjubkan kembali terjadi. Pasalnya, di negara tersebut terlihat dua matahari.

Sebenarnya, itu bukanlah matahari, melainkan pancaran sinar bulan. Fenomena ini pun kerap disebut sebagai Hunter Moon. Fenomena ini terjadi karena perubahan orbit saat memutari matahari.

Akibatnya, matahari terbenam dan bulan terbit secara bersamaan, dengan keduanya saling berseberangan pada sudut atau derajat bulan tertentu, sehingga matahari memantulkan sinar ke bulan begitu terang, sehingga terasa mirip matahari.

Baca Juga: Heboh Jak Angel Seksi Jessie Amalia Liburan Bareng Mohamed Salah di Pantai


Fenomena dua matahari di Amerika Serikat dan Kanada

Kemunculan Hunter Moon, memungkinkan beberapa penduduk Amerika Utara untuk melihat bulan tersebut sebagai matahari di langit. Meskipun, nama yang digunakan tidak akurat karena Hunter Moon sebenarnya tidak ada hubungannya dengan ilusi optik dua matahari.

Hunter Moon adalah nama untuk bulan purnama setelah Harvest Moon, yang merupakan bulan purnama terdekat dengan titik balik musim gugur. Di Belahan Bumi Utara, Harvest Moon terkadang jatuh pada bulan September dan kadang-kadang jatuh pada bulan Oktober.

Baca Juga: Uniknya Prewedding Jessica Iskandar, Warna-Warni dan Mesra

Hunter Moon hanyalah bulan purnama biasa, dengan jalur khusus yang melintasi langit. Kebanyakan Hunter Moon tidak benar-benar lebih besar atau lebih cerah.

Mereka jelas tidak lebih berwarna dari bulan purnama lainnya. Tapi, banyak yang berpikir bahwa Hunter Moon selalu terlihat lebih besar atau lebih cerah dan lebih oranye dari biasanya.

Gambar-gambar fenomena dua matahari tersebut, pernah disiarkan di Kanada menggambarkan munculnya langit Shamseen di Kanada, Inggris, China, dan Rusia.

Seorang astronom mengatakan bahwa fenomena ini sangat normal, dan merupakan hasil konvergensi dengan Jupiter dan pantulan sinar matahari kembali ke Bumi. Fenomena ini pun terjadi setiap 139 tahun.

Sebelum rumor dua matahari, fenomena tersebut diduga dengan visibilitas Jupiter, dan menyatakan bahwa itu terjadi kira-kira sekali setiap setengah abad. Jejaring sosial pun mengambil gambar yang diambil, saat matahari terbit pada hari Minggu di kota Maroko Tangier.

Para ilmuwan menekankan bahwa itu adalah fenomena alam yang muncul saat matahari terbit, dan hasil dari kristal es yang terakumulasi di atmosfer, dengan sinar matahari yang merefleksikan "kolam kristal" itu dan menciptakan apa yang tampak seperti matahari kedua.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini