nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Viral Kampoeng Ketandan "Diklaim" China, Gara-Gara Palsukan Alamat di Foto Instagram

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 13 Juni 2019 11:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 13 406 2065975 viral-kampoeng-ketandan-diklaim-china-gara-gara-palsukan-alamat-di-foto-instagram-weOrCd7htd.jpg Kejadian viral, Kampoeng Ketandan di klaim China (foto: Twtter)

SIAPA dari Anda yang cukup aktif bermain Instagram? Jika iya, Anda sadar betul pasti banyak dari teman yang sering lakukan "fake location". Mulai dari alamat yang salah sampai dengan kalimat nyeleneh semacam "Di Hatimu". Nah, tahukah Anda kalau tindakan semacam ini ternyata berdampak buruk? Bahkan, seorang netizen membagikan hal tersebut di Twitter dan kini jadi perbincangan hangat di media sosial alias viral.

Ya, akun Twitter @freudianslipr membagikan sebuah postingan berupa foto capture dari Instagram dengan nama @shanghai.explore Dari postingan tersebut, akun itu menuliskan kalau lokasi tempat si pria bersepeda itu foto ialah "Peaceful day in Shanghai". Kejadian ini langsung viral.

kejadian viral

Namun netizen merasa ada yang janggal dengan foto yang disukai sebanyak 1.497 kali itu. Sebab, kalau melihat gapura besar dengan rasa Tiongkok tersebut ada tulisan Indonesia yaitu "Kampoeng Ketandan" dan banyak poster bertuliskan bahasa Indonesia lainnya.

Lalu, selidik punya selidik, ternyata lokasi pengambilan foto itu berada di kawasan Malioboro, Yogyakarta. Jika Anda searching "Kampoeng Ketandan" di Google pun yang akan muncul adalah lokasi perkampungan yang ada di Yogyakarta, Indonesia, bukan di Shanghai, China.

Wisata di klaim china

Caption foto yang dibagikan akun @freudianslipr pun menjadi hal yang menarik buat netizen. Begini katanya; "Ternyata aseng sudah mengklaim budaya aseng". Hal menarik lainnya ialah karena ada iklan Ramay*na di dekat gapura besar itu, netizen ini bikin statement tambahan; "Alhamdulillah negara aseng sudah merayakan Idulfitri".

Postingan ini kemudian membuat banyak netizen kena tipu juga. Banyak yang mengira kalau di Shanghai ada bahasa Indonesia dan banyak alasan lainnya. Seperti yang dikatakan akun @natureahead, "Gue ngebatin; sebulan di Shanghai kok gue nggak lihat gapura model gini, jangan-jangan kelewatan. Pas nemu baliho Ramay*ana, sial ketepu!"

Ada juga komentar nyeleneh netizen yang bikin senyum-senyum sendiri. "Di Shanghai ada Ramay*na, semoga Robinson segera menyusul," kata @donyjevindo. Lalu, ada juga komentar dari @GilangTV, "Diskon Lebaran 80%. Hamdalah ada diskonan Lebaran di negeri aseng," katanya.

Ada juga kebahagiaan netizen yang ternyata dia bisa ke Shanghai tanpa passport. "Alhamdulillah aku sering ke Shanghai nggak pakai passport, it's easy guys," tulis @rahadindami. So, bagaimana komentar Anda melihat kelakuan netizen di momen yang viral ini?

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini