nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anak Tidur Mendengkur, Normal atau Tanda Gangguan Kesehatan Serius?

Tiara Putri, Jurnalis · Jum'at 14 Juni 2019 05:08 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 13 481 2066209 anak-tidur-mendengkur-normal-atau-tanda-gangguan-kesehatan-serius-cuU2u7x8pA.jpg Anak tidur mendengkur (Foto : Mirror)

Pada orang dewasa, tidur mendengkur sering dikaitkan dengan kondisi kesehatan yang bermasalah. Hal yang sama ternyata juga berlaku bagi bayi dan anak-anak. Tak sedikit orangtua yang berpikir jika anak mereka mendengkur karena kelelahan sehabis beraktivitas, padahal lebih dari itu.

Menurut para ahli di National Sleep Foundation, setiap orang akan tidur mendengkur sesekali. Namun hanya sekira 10 persen anak yang mendengkur hampir setiap malam. Dengkuran pada anak terjadi lantaran adanya sumbatan udara di bagian belakang mulut sehingga mengeluarkan suara.

Pembukaan dan penutupan saluran udara tersebut menyebabkan jaringan di tenggorokan bergetar. Semakin cepat jaringan bergetar maka semakin besar volume dengkuran. Apabila dengkuran anak terdengar nyaring, maka itu berarti kondisinya tidak normal. Dengkuran dengan suara nyaring bisa terjadi pada anak yang sedang pilek. Tapi jika anak sedang dalam kondisi sehat, maka dengkuran bisa menjadi tanda kemungkinan yang lebih serius yaitu obstructive sleep apnea (OSA).

tidur mendengkur

OSA terjadi ketika jalan nafas bagian atas menuju paru-paru tidak berfungsi dengan baik. Kondisi ini dapat membuat seseorang sulit bernapas. Dengan begitu tubuh melakukan upaya lebih besar untuk bernapas sehingga terjadi penyempitan jalan napas lebih lanjut. Bila hal ini terjadi, tubuh merasakan masalah dan membuat seseorang bangun dari tidurnya beberapa jam sekali.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Okezone dari Mirror, maka orangtua harus menaruh rasa khawatir apabila anaknya mendengkur dengan suara terlalu nyaring. Terlebih jika anak tersebut sering terbangun dari tidurnya atau tidur dalam posisi aneh agar lebih mudah bernapas. Apabila anak Anda mengalami hal tersebut, pikirkanlah untuk memeriksakannya ke dokter.

Pemeriksaan kondisi OSA biasanya menentukan waktu semalaman sehingga anak perlu menginap di rumah sakit. Hal ini bertujuan agar petugas medis dapat memonitor dan mengukur berbagai fungsi tubuh seperti pola pernapasan dan detak jantung. Hasil pemeriksaan akan menentukan diagnosis dan kondisi anak.

Apabila anak terbukti memiliki OSA dengan masalah tidur mendengkur, maka dirinya memerlukan perawatan. Saat ini ada beberapa perawatan yang tersedia untuk OSA meliputi pemeriksaan telinga, hidung, dan tenggorokan serta membuat saluran napas tetap terbuka dan CPAP yang mengharuskan anak tidur memakai masker agar memberikan aliran udara terus-menerus kepada mereka.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini