nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lomba Perahu Pulau Seraya Jadi Ikon Baru Destinasi Labuan Bajo

Jum'at 14 Juni 2019 06:08 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 14 406 2066288 lomba-perahu-pulau-seraya-jadi-ikon-baru-destinasi-labuan-bajo-1XZRgcPrAC.jpg Foto: Panduan Wisata

LABUAN BAJO – Selama ini Labuan Bajo identik dengan Komodo, namun sebentar lagi destinasi tersebut punya ikon baru berupa Lomba Perahu. Event ini kembali dilaksanakan di Pulau Seraya, Desa Seraya Meranu, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (11/6/2019).

Lomba Perahu Pulau Seraya merupakan tradisi tahunan yang bertujuan menghibur masyarakat dan wisatawan. Meski konsepnya lomba, kompetisi tersebut sebenarnya tidak memperebutkan hadiah, melainkan hanya ajang seru-seruan saja.

Seperti tahun ini, sebanyak 30 perahu ikut dalam tradisi tersebut. Di antaranya 16 perahu dengan kapasitas 14 Paarden Kracht (PK) dan 14 perahu kapasitas 10 PK. Perahu-perahu yang digunakan itu merupakan perahu milik warga desa yang berprofesi sebagai nelayan.

Ketua Tim Percepatan 10 Destinasi Prioritas Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Hiramsyah S Thaib mengatakan, penyelenggaraan lomba perahu dimaksudkan untuk mengenalkan kearifan lokal ke wisatawan.

"Juga sebagai wujud penghormatan kepada semangat leluhur yang tinggi. Perlombaan ini benar-benar unik, karena wisatawan bisa menyaksikan nelayan berlomba di perahu. Semuanya berlomba lebih cepat satu sama lain," ujarnya, Kamis (13/6/2019).

Keunikannya tak berhenti di situ, pesta rakyat yang diselenggarakan atas dana swadaya masyarakat desa Seraya Maranu ini juga menyuguhkan daya tarik lain. Perahu-perahu yang berpartisipasi dalam perlombaan tersebut juga diberi nama. Ada nama-nama pembalap MotoGP seperti Pedrosa dan Rossi, ada juga nama lain seperti Cari Dia, Siapa Takut dan Pemburu Dollar.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Manggarai Barat, Agustinus Rinus yang hadir membuka acara tersebut mengatakan kompetisi tersebur bakal menjadi ikon baru destinasi pariwisata di Kawasan Strategis Pariwisata nasional (KSPN) Labuan Bajo.

Strategi untuk melambungkan event ini sudah dirancang, salah satunya promosi dan kerjasama dengan biro perjalanan wisata. “Kalau direncanakan dengan baik dan dipromosikan, saya yakin lomba balap perahu menjadi ikon baru,” ujarnya.

Direktur Destinasi Pariwisata BOP Labuan Bajo Flores, Herybertus G.L. Nabit, juga seirama. Saat hadir di sana, dia mengatakan bahwa kehadirannya dalam acara tersebut sebagai bagian bentuk dukungan. Dia mengaku siap membuka diri dan mendorong lomba balap perahu menjadi salah satu atraksi wisata yang menarik untuk ditonton.

"Kehadiran kami tidak sekedar menyaksikan balapan perahu ketinting. Di sini kami menyaksikan bagaimana inisiatif masyarakat tumbuh dan tetap dikembangkan," katanya.

BOPLBF dan Jajaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat yang hadir dalam kesempatan tersebut sepakat untuk mendiskusikan lebih lanjut mengenai pengembangan event tahunan ini. Muaranya, mendorong manfaat bagi masyarakat setempat dan pariwisata Manggarai Barat.

Lalu Menteri Pariwisata Arief Yahya mengangkat emoji tiga jempol. Baginya, keseruan itu sangat bagus untuk dijadikan atraksi menyambut wisatawan.

"Bayangkan ada atraksi budaya dipadukan dengan wisata bahari dan sport tourism. Pasti sangat menarik dan semuanya bisa disaksikan di Labuan Bajo, NTT," komentar Arief Yahya mengenai lomba perahu di Labuan Bajo itu.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini