nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Alasan Penumpang Tidak Boleh Mengaktifkan Ponsel Selama di Pesawat

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 18 Juni 2019 02:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 17 406 2067485 ini-alasan-penumpang-tidak-boleh-mengaktifkan-ponsel-selama-di-pesawat-YUseaf7qUa.jpg Ilustrasi (Foto: Traveller)

Bagi Anda yang sering melakukan perjalanan menggunakan pesawat pasti sudah paham betul dengan berbagai peraturan yang diterapkan oleh pihak maskapai penerbangan. Salah satunya adalah meminta penumpang mematikan perangkat elektronik atau menyalakan mode airplane pada ponsel mereka. Mengapa?

Saat Anda melakukan atau menerima panggilan telepon, ponsel secara otomatis akan mencari menara telekomunikasi terdekat agar bisa terhubung. Itu berarti, panggilan Anda dapat mengganggu sistem komunikasi pesawat.

Dilansir Okezone dari TheTravelMagazine, Selasa (18/6/2019), polusi udara semacam ini bisa menimbulkan masalah bila banyak penumpang yang mengaktifkan ponsel mereka. Katakanlah 100 ponsel penumpang sibuk mencari koneksi secara bersamaan.

 Seseorang memegang ponsel

Lantas, apa yang terjadi bila Anda nekat mengaktifkan telepon di atas ketinggian 30.000 kaki? Sampai saat ini diketahui belum Anda insiden atau kecelakaan pesawat yang berkaitan dengan sinyal telepon. Namun, sejumlah pilot mengklaim bahwa sinyal telepon bisa mengganggu jarak pandang mereka.

Oleh karena itu, Federal Aviation Administration (FAA) memutuskan untuk mengambil langkah paling aman dengan mengeluarkan peraturan tersebut. Peraturan ini diberlakukan untuk menghindari risiko sekecil apapun yang dapat berakibat fatal.

Itulah sebabnya para pramugari meminta para penumpang untuk mengaktifkan mode airplane, meski pada kenyataannya para penumpang tidak berniat menggunakan ponsel mereka selama penerbangan berlangsung.

Mengaktifkan mode pesawat diklaim dapat memutus atau menonaktifkan sinyal telepon pada ponsel pintar dan tablet yang mendukung data seluler. Namun, fitur lain seperti aplikasi musik, buku, dan games masih bisa digunakan.Sebagai gantinya, bila pihak maskapai menyediakan fasilitas Wi-fi, Anda bisa memanfaatkan fasilitas tersebut.

Soal etika

Fasilitas Wi-fi memang memungkinkan para penumpang melakukan panggilan melalui aplikasi tertentu seperti whatsapp atau Line. Anda juga bisa pesan singkat hingga mengecek email dari klien.

Dalam sejarah penerbangan, fasilitas Wi-fi pesawat pertama kali diperkenalkan pada 2008 silam. Namun banyak penumpang yang menghindari fasilitas ini karena alasan etika. Apalagi ketika mereka tengah melakukan perjalanan yang panjang.

Mereka lebih memilih beristirahat daripada melakukan panggilan telepon. Bisa dibayangkan betapa bisingnya bila seseorang nekat melakukan panggilan dalam kondisi pesawat yang tenang. Hal ini tentu sangat menjengkelkan bagi penumpang lainnya bukan?

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini