nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Bocah 11 Tahun, Lawan Kanker dengan Bermain Biola

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 17 Juni 2019 17:34 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 17 481 2067402 kisah-bocah-11-tahun-lawan-kanker-dengan-bermain-biola-Gk8Jr1caiH.jpg Tayler. (Foto: Youtube)

PENGIDAP kanker bukan hanya melawan penyakitnya, tapi beberapa dari mereka juga mesti melawan sosial yang mengejeknya. Efek kemoterapi yang membuat rambut hilang atau tubuh menghitam membuat mereka dinilai berbeda dan akhirnya dibully.

Kondisi itu yang dirasakan Tyler Butler-Figueroa. Bocah 11 tahun ini mengaku kena kanker darah alias leukimia sejak kecil dan hampir membunuhnya.

Dia pun harus menjalani kemoterapi, dan membuat teman-temannya mem-bully dia. Teman-teman merasa kalau Tyler berbeda dan dia pantas mendapat perundungan semacam itu.

Tampil di America's Got Talent 2019, bocah laki-laki itu mengaku tak pernah kesal dengan teman-temannya yang membully dia. Bahkan, dia tidak pernah merasa membenci teman-temannya itu.

Tampil di America's Got Talent 2019, bocah laki-laki itu mengaku tak pernah kesal dengan teman-temannya yang membully dia.

Sebagai bentuk penyemangat diri sendiri, Tyler akhirnya berinisiasi untuk bisa bermain biola. Padahal, menurut pengakuan ibunya, Kisua Butler-Figueroa, tidak ada satu pun di keluarganya yang bisa bermain biola. Tapi, melihat semangat Tyler yang luar biasa, akhirnya sang ibu menyekolahkan Tayler di kelas biola.

Upaya itu berbuah manis. Tyler mampu memainkan berbagai lagu dengan instrumen biola. Dan kemamuan itu dia buktikan di America's Got Talent 2019. Di depan para juri, Tyler tampil sangat memukau.

Penonton yang mengisi studio pun terlihat memberikan tepuk tangan sambil berdiri untuk si bocah yang mulai belajar biola di usia 7,5 tahun tersebut. Melihat semangat dan kemampuan Tyler yang sangat besar, Simon Cowell pun memberikan Golden Buzzer untuk Tyler.

Air mata bocah itu pun keluar, pun sang ibu yang melihat penampilan Tyler dari balik tirai. Tangis haru pun pecah saat Tyler benar-benar bisa membuktikan kalau dirinya mampu dan tetap bisa menjalani kehidupan seperti anak biasa.

"Saat ini saya merasa bangga dengan diri saya sendiri," kata Tyler saat ditanya Simon bagaimana perasaannya mendapatkan Golden Buzzer. Sang ibu terus memeluk anaknya tanpa henti.

Tentunya, itu memberi makna kalau dia bangga dengan Tyler, sekali pun melawan kanker yang terus menggerogoti tubuhnya, dia tak pernah letih untuk hidup. Dia adalah semangat hidup sejati.

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini