nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelatih Yoga Klaim Sembuh dari Penyakit Autoimun dengan Minum Urine

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 18 Juni 2019 07:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 18 481 2067641 pelatih-yoga-klaim-sembuh-dari-penyakit-autoimun-dengan-minum-urine-scPgFIglFs.jpg Pelatih yoga klaim sembuh dari penyakit autoimun dengan minum urine (Foto : Thesun)

Cara setiap orang menjaga kesehatannya mungkin berbeda antara satu dengan lainnya. Dalam beberapa kondisi, ada orang yang memilih cara cukup ekstrem agar hidup sehat. Salah satunya adalah Kayleigh Oakley yang minum urine dirinya setengah liter saat bangun tidur. Cara tersebut diklaim telah menyembuhkan komplikasi kesehatan seumur hidup yang dialaminya.

Sebelum membahas terapi minum urine dirinya, Kayleigh menuturkan dirinya memiliki sistem kekebalan yang rendah selama bertahun-tahun. Pada usia 15 tahun, dirinya didiagnosis terkena penyakit autoimun Hashimoto. Dua tahun kemudian, penyakit baru datang yang membuatnya mengalami kelelahan kronis dan fibromyalgia. Kondisi itu menyebabkan rasa sakit di seluruh tubuh dan kesulitan melakukan hal kecil.

"Saya sering sakit dan hidup terasa seperti kerja keras terutama bila berada di sekitar orang sakit. Sebab mau tidak mau saya ikut sakit karena sistem kekebalan tubuh yang lemah. Kondisi ini sangat menguras tenaga dan menjadi sangat menyedihkan,” ujar Kayleigh seperti yang Okezone kutip dari The Sun, Selasa (18/6/2019).

minum urine

Baru dua tahun lalu dirinya menemukan cara untuk membuat kondisi tubuhnya menjadi lebih baik. Kayleigh mulai menjalani terapi urine setelah terpesona dengan kisah sukses orang lain yang juga mencobanya. Pada saat itu, dirinya tengah mempelajari penyembuhan dan pengobatan alami karena merasa sudah lelah dengan perjalanan panjang untuk meningkatkan kesehatan.

Selain minum urine, perempuan berusia 33 tahun itu mencoba mengubah pola makan dan gaya hidup serta mengenal lebih banyak hal holistik dan tidak minum obat-obatan farmasi. “Saya mendengar jika urine dapat mengatur ulang sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kesehatan secara umum serta baik untuk tubuh. Cara itu juga merupakan teknik yoga kuno yang masih sesuai dengan minat saya,” jelas tutur Kayleigh.

Tidak sembarang urine yang diminum olehnya. Kayleigh hanya meminum urine yang keluar di tengah-tengah, alias dirinya membuang aliran urine yang keluar pertama kali saat buang air kecil dan di bagian akhir. Menurutnya, urine tengah-tengah tersebut mengandung paling banyak hormon dan nutrisi.

“Rasa urine-nya tidak begitu aneh, sedikit asin dan ada beberapa mineral. Beruntung saya memilih pola hidup vegan sehingga terbiasa dan tidak ngeri untuk mencobanya. Berkat urine, diet mentah, vegan, dan melakukan yoga teratur, saya merasa energi tubuh meningkat dan telah menyembuhkan kondisi saya,” terang Kayleigh.

Selain membantu meningkatkan kekebalan tubuhnya, Kayleigh mengaku mendapat manfaat lain dari kebiasaannya minum urine yaitu kulit yang bersih. Dirinya menggunakan urinn sebagai pelembap dan untuk membantu eksfoliasi juga. Sementara itu, para ahli tidak sepenuhnya meyakini manfaat kesehatan dari urine.

Ahli gizi Amanda Ursell menentang meminum urine sebagai obat kesehatan atau bantuan penurunan berat badan. Menurutnya, tubuh mengeluarkan urine karena tidak dibutuhkan sehingga orang tidak perlu lagi mengonsumsinya. Sedangkan ahli gizi lainnya, Aisling Pigott mengatakan tidak ada bukti yang mendukung klaim jika terapi urine memiliki manfaat kesehatan.

“Tubuh, khususnya ginjal, melakukan pekerjaan yang efektif untuk mengeluarkan racun dan mengeluarkan urine. Oleh karenanya minum urine kembali tidak bermanfaat dan malah berpotensi berbahaya karena dapat menyebabkan infeksi,” tandas Aisling.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini