nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

7 Makanan Terbaik untuk Meningkatkan Otak dan Memori Anda

Annisa Aprilia Nilam Sari, Jurnalis · Rabu 19 Juni 2019 05:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 18 481 2067993 7-makanan-terbaik-untuk-meningkatkan-otak-dan-memori-anda-j8qhZjbDWB.jpg Ilustrasi (Foto: Lifehack)

Kesehatan otak merupakan hal penting yang tidak bisa diabaikan. Otak merupakan bagian penting yang dapat memengaruhi seluruh kehidupan manusia, khususnya dalam mengendalikan kinerja tubuh.

Dilansir dari MedicalNews, Rabu (19/6/2019), makanan yang kita miliki dapat berdampak besar pada struktur dan kesehatan otak kita. Makanan diet yang meningkatkan otak dapat mendukung fungsi otak jangka pendek dan jangka panjang.

Otak adalah organ yang membutuhkan nutrisi tinggi dan menggunakan sekitar 20 persen kalori tubuh, sehingga perlu mempertahankan konsentrasi yang baik sepanjang hari.

Otak juga membutuhkan nutrisi tertentu untuk tetap sehat. Asam lemak omega-3, misalnya, membantu membangun dan memperbaiki sel-sel otak, dan antioksidan mengurangi stres dan peradangan, yang terkait dengan penuaan otak dan gangguan neurodegeneratif, seperti penyakit Alzheimer.

Berikut makanan yang dapat meningkatkan kinerja otak dan memori Anda.

1. Ikan kaya lemak

 Daging ikan

Ikan berminyak adalah sumber asam lemak omega-3 yang baik. Omega-3 dapat membantu membangun membran di sekitar setiap sel dalam tubuh, termasuk sel-sel otak. Karena itu, mereka dapat memperbaiki struktur sel otak yang disebut neuron.

Sebuah studi tahun 2017 menemukan bahwa orang dengan kadar omega-3 yang tinggi mengalami peningkatan aliran darah di otak. Para peneliti juga mengidentifikasi hubungan antara tingkat omega-3 dan kognisi yang lebih baik, atau kemampuan berpikir. Hasil ini menunjukkan bahwa makan makanan yang kaya omega-3, seperti ikan berminyak, dapat meningkatkan fungsi otak.

2. Cokelat hitam

 Cokelat

Cokelat hitam yang mengandung kakao, dikenal sebagai kakao. Kakao mengandung flavonoid, sejenis antioksidan. Antioksidan sangat penting untuk kesehatan otak, karena otak sangat rentan terhadap stres oksidatif, yang berkontribusi terhadap penurunan kognitif yang berkaitan dengan usia dan penyakit otak.

Para peneliti menyimpulkan bahwa mengonsumsi cokelat hitam jenis ini dapat meningkatkan plastisitas otak, yang sangat penting untuk pembelajaran, dan juga dapat memberikan manfaat lain yang terkait dengan otak.

3. Buah beri

 Stroberi

Penelitian menemukan bahwa blueberry, strawberry, dan acai berry dapat membantu menghentikan kemampuan kognitif yang menurun akibat usia dengan memelihara mekanisme “bersih-bersih” otak, yang bisa usang seiring bertambahnya usia.

Seperti cokelat hitam, banyak beri yang mengandung antioksidan flavonoid. Penelitian juga menunjukkan bahwa ini dapat membuat buah beri menjadi makanan yang baik untuk otak.

Antioksidan membantu dengan mengurangi peradangan dan stres oksidatif. Antioksidan dalam beri termasuk antosianin, asam caffeic, catechin, dan quercetin.

4. Kacang-kacangan dan biji-bijian

 Kacang-kacangan

Makan lebih banyak kacang-kacangan dan biji-bijian baik untuk otak kita, karena makanan ini mengandung asam lemak omega-3 dan antioksidan. Sebuah studi tahun 2014 menemukan bahwa asupan kacang yang lebih tinggi dikaitkan dengan fungsi otak yang lebih baik pada usia yang lebih tua.

Kacang-kacangan dan biji-bijian juga kaya akan sumber vitamin E antioksidan, yang melindungi sel-sel dari stres oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas. Seiring bertambahnya usia seseorang, otak mereka mungkin terkena stres bentuk oksidatif ini, dan karena itu vitamin E dapat mendukung kesehatan otak di usia yang lebih tua.

5. Kopi

 Kopi

Kopi adalah alat bantu konsentrasi yang sudah dikenal oleh banyak orang. Banyak yang meminumnya agar tetap terjaga dan mendorong agar lebih fokus. Kafein dalam kopi memblokir zat di otak yang disebut adenosine, yang membuat seseorang merasa mengantuk.

Selain meningkatkan kewaspadaan, sebuah studi tahun 2018 menunjukkan bahwa kafein juga dapat meningkatkan kapasitas otak untuk memproses informasi. Para peneliti menemukan bahwa kafein menyebabkan peningkatan entropi otak, yang merujuk pada aktivitas otak yang kompleks dan bervariasi. Ketika entropi tinggi, otak dapat memproses lebih banyak informasi.

6. Alpukat

 Alpukat

Buah berwarna hijau ini kaya akan vitamin E , Buah alpukat yang tinggi antioksidan vitamin C telah dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah untuk terkena Alzheimer.

Memang benar bahwa alpukat adalah buah yang tinggi lemak, namun kandungan lemak dalam buah legit ini tergolong sebagai lemak tak jenuh tunggal, yang berkontribusi terhadap kesehatan sirkulasi darah. Aliran darah yang sehat artinya otak yang sehat.

7. Brokoli

 Brokoli

Selain sebagai sumber serat makanan rendah kalori, brokoli juga baik untuk otak. Brokoli kaya akan senyawa yang disebut glukosinolat. Ketika tubuh memecah ini, mereka akan menghasilkan zat isotiosianat.

Sayuran berwarna hijau tua seperti brokoli dapat menghambat penurunan fungsi kognitif otak. Brokoli juga kaya akan berbagai zat yang baik untuk tubuh, yaitu vitamin A, folat, lutein, dan serat.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini