nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jam Tangan Wanita, Model Analog dan Transparan Lebih Diminati

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 20 Juni 2019 04:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 19 194 2068471 jam-tangan-wanita-model-analog-dan-transparan-lebih-diminati-HKeAYh6yEs.jpeg Jam tangan wanita (Foto: Pradita Ananda/Okezone)

Bagi sebagian banyak orang, arloji atau jam tangan bukanlah sekadar sebagai alat penunjuk waktu. Tetapi juga berfungsi sebagai aksesori penyempurna penampilan sehari-hari. Baik itu gaya penampilan ketika bekerja, ataupun di luar kantor.

Maka dari itu, jam tangan ini juga jadi aksesori penting bagi kaum Hawa. Nah, bicara soal tren jam tangan wanita sekiranya memasuki musim spring-summer tahun ini, jam tangan seperti apakah yang tengah hits digandrungi oleh kaum Hawa? Apakah jam tangan bertabur batu permata, atau dengan kata lain jam tangan bling-bling masih begitu populer dan diminati banyak wanita?

 Jam tangan

Well, ternyata untuk model jam tangan wanita, model transparan yang secara keseluruhan menampilkan desain simpel, elegan dan klasik tengah menjadi primadona. Hal ini disampaikan oleh Dessy Carolina, selaku Brand Manager Kenneth Cole Watch Studio Indonesia.

“Untuk warna masih dominan yang disuka itu warna hitam, untuk jenis tali kulit dan warna silver untuk jenis tali stainless atau besi. Intinya sih wanita-wanita itu desain jam tangannya yang dicari yang simpel, bagian dalamnya enggak heboh, jadi terlihat chic dan elegan,” ungkapnya saat ditemui dalam acara “Launching Women’s Collection Spring/Summer 2019 Kenneth Cole” di Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

 Jam tangan

Tidak hanya dari segi desain yang simpel dan klasik yang dicari, di sisi lain dari segi teknis pemakaian, Dessy menambahkan kaum Hawa di Indonesia juga lebih condong menyukai model arloji analog atau model jam tangan dengan visualisasi romanisasi angka ketimbang model digital.

“Model jam tangan analog lebih disukai ya, ketimbang yang model digital. Karena yang model digital itu penerapan teknologinya kan lebih rumit, sedangkan analog itu simpel dan klasik. Sejauh ini, karakter yang dicari antara pelanggan wanita di New York dan di Jakarta sih enggak ada perbedaan,” pungkasnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini