nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ganjar Pranowo Ungkap Persiapan Jateng Jadi Tuan Rumah Borobudur Marathon 2019

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 19 Juni 2019 07:51 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 19 406 2068118 ganjar-pranowo-ungkap-persiapan-jateng-jadi-tuan-rumah-borobudur-marathon-2019-2j9fEEtgdy.jpeg Gubernur Jateng Ganjar Pranowo ungkap persiapan jelang Borobudur Marathon 2019 (Foto : Pradita/Okezone)

Tahun ini gelaran Borobudur Marathon 2019 akan digelar 17 November 2019 di Komplek Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Persiapan apa yang telah dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo?

Diungkapkan oleh Ganjar Pranowo, sejatinya sudah melakukan persiapan demi kesempurnaan gelaran acara lomba lari marathon yang akan diikuti peserta dari mancanegara ini. Salah satunya mematangkan aspek sarana dan akomodasi.

“Persiapan pemerintah Jawa Tengah, terutama di bidang akomodasi yang masih kurang ini. Salah satunya saya usulkan di setiap satu rumah penduduk punya satu buah kamar yang bisa dijual. Usul juga bank bisa berikan kredit suku bunga rendah ke homestay-homestay untuk hunian tambahan,” ungkap Ganjar saat ditemui Okezone, Selasa 18 Juni 2019 dalam acara konferensi pers “Borobudur Marathon 2019” di kawasan SCBD, Jakarta.

Ganjar Pranowo

Selain pengadaan homestay, Ganjar juga menjelaskan bahwa ia juga tengah mempersiapkan soal sarana umum, salah satunya perbaikan jalan. Ruas-ruas jalan yang dinilai kurang lebar akan dilebarkan. Begitu juga dengan ruas-ruas jalan yang dinilai kurang layak karena bertekstur kasar akan dihaluskan.

“Jalan kurang lebar ya dilebarin, jalan kurang alus, saya amplas, pakai aspal dibuat untuk standarisasi lari. Titik pelebaran jalan mana saja yang dipersiapkan? Itu panitia yang tentukan, jika start-nya memang dari Borobudur tinggal dikorodinasinasikan titik pertama yang dilebarkan. Tapi memang ada beberapa titik di kampung yang enggak bisa dilebarkan,” tambahnya.

Selain persiapan dari segi teknis, Ganjar menambahkan persiapan juga dilakukan untuk pihak masyarakat lokal Jawa Tengah, khususnya Magelang itu sendiri. Sebab pada akhirnya, acara ini adalah gelaran acara milik masyarakat umum Jawa Tengah sebagai tuan rumah. Salah satunya dengan mensosialisasikan acara dan manfaat dari penyelenggaraan Borobudur Marathon ini sendiri.

“Sosialiasi ke masyarakat, misalnya kita edukasi oh kalau ada event ini ya musti ditutup jalannya kenapa mesti dibuat jalur clean and clear. Diedukasi bahwa ini acara mereka, sehingga masyarakat itu bisa dan mau berpartisipasi aktif. Jadi masyarakat mempersilahkan,” pungkas Ganjar Pranowo.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini