nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fenomena Embun Upas alias Bunga Kristal Kembali Selimuti Dieng

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 19 Juni 2019 19:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 19 406 2068446 fenomena-embun-upas-alias-bunga-kristal-kembali-selimuti-dieng-YsjuaFiwqH.jpg Fenomena embun kristal di Dieng (Foto: Instagram/@adt_wb)

SUHU dingin kembali menyelimuti kawasan dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Beberapa foto yang menampilkan kondisi terkini Dieng pun mulai berseliweran di media soal.

Seperti unggahan foto milik akun twitter @marufins. Pada foto tersebut, suhu udara Dieng sudah menyentuh -1 derajat celcius. Berdasarkan pengakuan salah seorang warga Dieng bernama Ardina Yustisia, kondisi ini sudah terjadi sejak Senin 17 Juni 2019.

"Dari Senin suhunya sudah minus. Terus sejak kemarin dan hari ini, bun upas sudah mulai terlihat," terang Ardina saat dihubungi Okezone via sambungan telepon.

 Suhu di Dieng

Lebih lanjut, Ardi menjelaskan, bun upas merupakan istilah warga Dieng untuk menyebut fenomena embun yang membeku hingga menyerupai bunga kristal. Fenomena ini hampir terjadi setiap tahun, dan belakangan menjadi daya tarik di mata wisatawan. Tapi tidak bagi para petani di daerah tersebut.

Pasalnya, bunga kristal yang menyelimuti lahan pertanian ternyata dapat merusak tanaman dan menggagalkan panen. Alhasil, fenomena ini sangat merugikan banyak para petani di Dieng.

"Kebetulan saya bekerja sebagai seorang bankir, dan sudah banyak mendengar keluhan dari petani-petani setempat. Bun umpas atau bunga kristal itu membuat tanaman kentang mereka 'lier' atau layu. Kalau sudah demikian, mau tidak mau kentang harus langsung di panen," terang Ardi.

Berdasarkan pengalamannya, fenomena bun upas terjadi mulai dini hari hingga menjelang fajar. Tak heran bila dalam beberapa tahun terakhir, banyak wisatawan yang nekat berkemah di kawasan Candi Arjuna hanya untuk berburu salju.

Bila dilihat dari beberapa foto yang viral di media sosial, pemandangan yang disuguhkan memang terlihat sangat spektakuler. Butiran-butiran embun kristal berwarna putih tampak menyelimuti bangunan candi hingga rerumputan di atas tanah.

 Dataran tinggi Dieng

"Dari tahun lalu emang sudah banyak wisatawan yang datang ke sini gara-gara fenomena ini. Pusatnya itu di Candi Arjuna karena pemandangan disana memang sangat indah. Bulan ini masih bisa dibilang biasa saja, karena puncak suhu dingin itu Agustus mendatang," ungkapnya.

Warga Dieng rupanya punya sebuah kebiasaan unik yang mungkin akan terlihat sedikit aneh di mata para wisatawan. Mereka rupanya gemar menjamu tamu di dapur rumah. Hal ini tentu berkaitan erat dengan suhu udara di kawasan tersebut yang memang dikenal sangat dingin sepanjang tahun.

"Kalau sudah ada bun upas, pasti tamu-tamu yang datang ke rumah diajak atau dijamu di dapur. Nanti sang empunya rumah akan bakar kayu sebagai penghangat, kemudian barulah ditawari jamuan-jamuan lainnya," tutup Ardi menjelaskan kebiasaan warga Dieng.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini