nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menghitung Nutrisi di Bubble Drink, Lebih Banyak Manfaat atau Mudaratnya?

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis · Kamis 20 Juni 2019 12:46 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 20 298 2068678 menghitung-nutrisi-di-bubble-drink-lebih-banyak-manfaat-atau-mudaratnya-AlnvA8G30m.jpg Bubble Drink. (Foto: Shutterstock)

PERNAH minum bubble drink? Minuman khas dengan bubble yang terbuat dari tepung tapioka. Ternyata, kandungan di dalam bubble tapioka memiliki manfaat loh bagi kesehatan.

Sebelum mengenal lebih jauh mengenai manfaat bubble tapioka, ada baiknya jika Anda mengetahui proses pembuatan serta nutrisi di baliknya. Bola tapioka pada bubble drink dibuat dengan mencampurkan tepung tapioka, pewarna makanan, dan air hangat.

Setelah menjadi adonan dan dibentuk menjadi bola-bola kecil, bubble ini kemudian direbus. Bola tapioka sebenarnya tidak memiliki rasa. Jadi, kebanyakan penjual bubble drink mencampurnya dengan simple sirup alias air gula agar rasanya lebih manis.

kebanyakan penjual bubble drink mencampurnya dengan simple sirup alias air gula agar rasanya lebih manis.

Tepung tapioka seberat 50 gram mengandung energi sebanyak 181 kkal. Setelah menjadi bola tapioka, jumlahnya berkurang menjadi 120 kkal.

Manfaat tapioka dalam bentuk bubble sebenarnya tidak jauh berbeda dengan tepung tapioka biasa. Nutrisi utama yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi bola-bola tapioka adalah karbohidrat dan gula.

Karbohidrat pada bola tapioka dalam bubble drink adalah karbohidrat kompleks yang disebut pati. Jenis karbohidrat ini banyak terdapat pada sayuran umbi seperti jagung, kentang, kembang kol, kacang lentil, kentang, serta singkong sebagai bahan baku tepung tapioka.

Berbeda dengan biji-bijian utuh yang memiliki kandungan protein yang cukup, jumlah protein pada boba tapioka terbilang amat sedikit.

Topping minuman bubble yang sangat populer ini juga tidak mengandung lemak sama sekali. Lantas, dari mana lagi asalnya kalori pada boba tapioka?

Kalori tersebut ternyata berasal dari bahan tambahan. Kandungan gula pada bubble tapioka sebenarnya tidaklah tinggi.

Kandungan gula pada bubble tapioka sebenarnya tidaklah tinggi.

Akan tetapi, bola-bola kenyal ini biasanya direndam dalam simple syrup atau air gula sebelum dicampurkan ke bubble drink. Akibatnya, jumlah gula dan kalorinya meningkat drastis.

Kandungan vitamin dan mineral dalam bubble tapioka pada dasarnya juga tidak cukup berpengaruh bagi kesehatan. Anda memang dapat memperoleh zat besi, magnesium, mangan, dan fosfor yang berasal dari tepung tapioka. Sayangnya, jumlahnya terlalu sedikit, bahkan untuk memenuhi satu persen kecukupan harian.

Satu-satunya manfaat yang dimiliki bubble tapioka adalah menjadi sumber energi bagi tubuh karena adanya kandungan karbohidrat dan gula.

Selain itu, hampir tidak ada lagi manfaat kesehatan yang bisa Anda peroleh dari memakan bola-bola kenyal ini. Lalu, apakah Anda perlu berhenti mengonsumsinya?

Jawabannya bergantung pada diri Anda sendiri. Makanan apa pun akan berdampak buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan. Begitu pula halnya dengan bola-bola tapioka yang hampir selalu menjadi topping dari bubble drink tinggi gula dan kalori.

Makanan apa pun akan berdampak buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan

Jadi, tujuan Anda saat ini sebaiknya bukan untuk menghindari konsumsi bola tapioka, melainkan untuk membatasi diri dari bubble drink yang merugikan kesehatan. Cobalah mengganti bubble drink dengan makanan penutup yang menyehatkan dan tidak kalah lezat, seperti buah-buahan.

Selain kalori, bubble tapioka juga mengandung beberapa nutrisi berikut:

50 gram karbohidrat

0,2 gram protein

0,6 miligram natrium

6,2 miligram kalium

1,8 gram gula

0,6 gram serat

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini