nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemisahan Pendaki Non Muhrim di Gunung Rinjani Batal Diterapkan

Utami Evi Riyani, Jurnalis · Kamis 20 Juni 2019 16:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 20 406 2068792 pemisahan-pendaki-non-muhrim-di-gunung-rinjani-batal-diterapkan-duGpltCcEw.jpg Hamish Daud di Gunung Rinjani (Foto: hamishdw/Instagram)

Wacana pemisahan pendaki non muhrim di Gunung Rinjani batal dilaksanakan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Sudiyono dalam keterangan resminya.

Dalam rilis yang diterima Okezone, Kamis (20/6/2019), Sudiyono menuliskan empat poin yang menjadi perhatiannya terkait kbeijakan di Gunung Rinjani. Dalam poin pertama, Sudiyono mengatakan pihaknya mendukung program wisata halal yang dicanangkan Gubernur NTB.

Namun di poin kedua, Sudiyono menuliskan pihaknya saat ini sedang fokus pada perbaikan manajemen pendakian Gunung Rinjani, terutama pada e-Ticketing, pengelolaan sampan, dan perbaikan sarana serta prasarana jalur pendakian.

 Gunung

(Foto: Kemenpar)

Terkait pemisahan pendaki laki-laki dan perempuan di Gunung Rinjani, Sudiyono menyatakan hal tersebut tidak akan dilaksanakan. Hal ini dikawatirkan akan menjadi pro kontra di masyarakat dan bukan prioritas dari Taman Nasional Gunung Rinjani.

"Berkaitan dengan adanya gagasan pemisahan antara tenda laki-laki dan perempuan di kawasan TN Gunung Rinjani yang kemungkinan akan menjadikan pro dan kontra di masyarakat, maka dapat kami sampaikan bahwa program tersebut tidak akan kami laksanakan karena bukan menjadi prioritas TNGR," tulis Sudiyono dalam keterangannya.

Pihaknya juga meminta kepada berbagai pihak untuk segera mengakhiri pembicaraan tentang wacana pemisahan Gunung Rinjani. "Kami mohon dengan hormat kepada semua pihak untuk segera mengakhiri pembicaraan/perdebatan tema tersebut karena bila diteruskan justru akan merugikan dunia pariwisata di Indonesia," tulisnya di poin terakhir.

Berikut pernyataan lengkap dari Sudiyono:

Selanjutnya di halaman kedua.

Yth Rekan2 Media dan para pelaku pada umunya dan pemerhati wisata Rinjani.

 

Assalamu alaikum WW. dan Selamat malam.

 

Berkaitan dg dimuatnya berita pernyataan bhw TN G Rinjani seolah olah akan segera menerapkan pemisahan antara tempat tenda camping laki-laki dan perempuan dg hormat kami sampaikan bhw:

 

1. Kami sangat mendukung adanya program Wisata halal dari Bp Gubernur NTB.

 

2. Pada saat ini kami sedang fokus pada perbaikan manajemen pendakian khususnya pada eTiketing, pengelolaan sampah dan perbaikan sarana prasarana Jalur pendakian.

 

3. Berkaitan dengan adanya gagasan pemisahan antara tenda laki-laki dan perempuan di kawasan TN G Rinjani yang kemungkinan akan menjadikan pro dan kontra dimasyarakat maka dpt kami sampaikan bhw program tsb tidak akan kami laksanakan karena bukan menjadi prioritas TNGR.

 

4. Kami mohon dg hormat kepada semua pihak utk segera mengakhiri pembicaraan/perdebatan tema tsb karena bila diteruskan justru akan merugikan dunia pariwisata di Indonesia.

 

Demikian kami sampaikan, atas penyampaian yg kurang nyaman ini kami mohon maaf sebesar besarnya. Atas perhatian dan kerjasama semua fihak diucapkan terimakasih.

 

Kepala Balai

TN Gunung Rinjani.

 

Ttd

 

SUDIYONO.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini