nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MPU Aceh Haramkan PUBG, Ini 4 Negara yang Larang Game PUBG

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Kamis 20 Juni 2019 18:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 20 612 2068800 mpu-aceh-haramkan-pubg-ini-4-negara-yang-larang-game-pubg-CwWwMy1sL7.jpg Ilustrasi (Foto: PUBG)

Fatwa haram telah dikeluarkan oleh Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh terhadap permainan online PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG). Kebijakan ini rupanya berhasil menarik perhatian sejumlah media internasional. Termasuk Daily Mail asal Inggris.

Media ini memberitakan bahwa, PUBG yang selama ini dikenal menyuguhkan konten-konten kekerasan dan menjurus brutal, diklaim telah menghina Islam dan mempuat para pemain terjerumus pada aksi-aksi kekerasan. Pernyataan tersebut dikutip langsung dari penjelasan MPU.

Keputusan melarang atau mengharamkan PUBG tidak terlepas dari kebijakan yang dikeluarkan oleh para pejabat di Irak, China, Nepal, dan India. Mereka telah melarang PUBG karena khawatir dapat memicu kekerasan di dunia nyata.

 Game

PUBG juga sering disamakan dengan film blockbuster keluaran Hollywood “The Hunger Games”, di mana setiap karakter akan melakukan pertarungan virtual sampai mereka mati. Namun meski konten yang disuguhkan didominasi oleh adegan-adegan kekerasan, permainan ini menjadi salah satu mobile game paling populer di dunia.

Alhasil, pada hari Rabu 19 Juni 2019, MPU Aceh telah mengimbau warganya untuk tidak lagi memainkan game tersebut. Mereka juga meminta pemerintah daerah untuk mengeluarkan kebijakan larangan secara langsung. Pasalnya, menurut hasil kajian para ahli, permainan game online ini diduga dapat mengubah perilaku dan menganggu kesehatan.

“Fatwa kami menyebutkan bahwa PUBG dan permainan serupa lainnya adalah haram (dilarang) karena dapat memicu kekerasan dan mengubah perilaku orang,” kata Faisal Ali, Wakil Ketua MPU Aceh.

 Game

Selain Indonesia, Okezone juga telah merangkum sejumlah negara yang mengeluarkan kebijakan larangan bermain PUBG. Berikut ulasan lengkapnya, sebagiamana dilansir dari berbagai sumber, Kamis (20/6/2019).

China

Akhir tahun 2018, Fox Sports Asia mengeluarkan daftar 20 game online yang dilarang oleh pemerintah China. Salah satu di antaranya adalah PUBG. Online Ethics Review Committee yang berada langsung di bawah pemerintahan China, mengklaim bahwa ada unsur-unsur kekerasan dan melanggar peraturan sosial terutama menyangkut etnis pada game tersebut.

India

PUBG ternyata juga dilarang di sejumlah daerah di India. Salah satu media lokal terbesar di India, Navbharat Times menyebut PUBG adalah wabah penyakit (endemik) yang dapat mengubah anak-anak menjadi psikopat. Pernyataan tersebut dikeluarkan setelah ditemukan banyak kasus-kasus kesehatan yang melanda anak-anak India. Sebagian besar di antara mereka kehilangan keseimbangan mental setelah bermain PUBG.

Nepal

Pada April 2019, Nepal Telecommunication Authority diketahui telah mengeluarkan larangan dan pemblokiran PUBG sejak 11 April. Tidak hanya itu, bagi siapa saja yang tertangkap basah sedang bermain PUBG mereka akan langsung dibawa kepihak berwajib. Para provider yang ada di negara itu pun akan dikenakan sanksi atau denda bila ketahuan memberi akses untuk permainan online itu.

 Game

Irak

Terakhir ada Irak. Negara Timur Tengah ini dilaporkan baru saja menerapkan larangan permainan PUBG untuk warga negaranya. PUBG digadang-gadang dapat menimbulkan efek negatif bagi kesehatan, budaya, dan keamanan masyarakat Irak. Meski sempat memicu pro dan kontra, game online ini dinilai bukan menjadi prioritas utama pemerintah, karena Irak sendiri masih diselimuti permasalahan-permasalahan besar lainnya seperti korupsi, pengangguran, dan isu-isu sosial ekonomi lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini