nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

7 Hal yang Tidak Boleh Dipakai saat Wawancara Kerja

Pradita Ananda, Jurnalis · Sabtu 22 Juni 2019 08:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 21 612 2069445 7-hal-yang-tidak-boleh-dipakai-saat-wawancara-kerja-wWYF76lShT.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Penampilan luar sebagai kesan pertama sangatlah penting, terlebih lagi saat Anda menghadapi sesi wawancara kerja. Sekalipun kualifikasi Anda menjadikan Anda kandidat yang tepat, mengenakan pakaian yang kurang tepat saat wawancara yang salah dapat merusak kredibilitas diri loh! Bisa-bisa malah membuat Anda kehilangan pekerjaan yang diincar.

Lalu sebetulnya apa saja sih yang sebaiknya tidak dikenakan saat wawancara pekerjaan? Mewarta Readerdigest, Sabtu (22/6/2019) ini dia tujuh hal yang tidak boleh dipakai saat wawancara kerja:

1. Gaya berbusana yang tidak cocok dengan kultur perusahaan

 Laki-laki dan perempuan

Melamar di bank tentu kita harus berpakaian rapi, setelan kemeja-blazer dengan celana panjang atau rok bahan. Lain lagi jika perusahaan yang dilamar punya kultur lebih santai, misalnya perusahaan media atau start-up. Intinya, penting untuk memperhatikan kode pakaian yang ada di setiap lingkungan kantor saat memilih pakaian untuk wawancara kerja.

Pakaian, aksesori harus mengenai perusahaan dan peran diri. Bukan merupakan gaya hidup atau aktivisme atau persona diri di luar pekerjaan. Jika Anda masih ragu dengan kode berpakaian setelah meneliti perusahaan yang dituju, bisa coba tips dari Laura Hertz, CEO Gifts for Good. Ia menyarankan untuk berpakaian satu level di atas, maksudnya adalah berpakaian satu tingkat di atas apa yang dikenakan orang-orang di perusahaan tersebut.

2. Sepatu hak tinggi yang merepotkan

 Sepatu merah

Sepatu hak tinggi memang dapat menyokong diri menjadi tampak lebih kuat, percaya diri, dan profesional. Namun ingat, untuk sepatu high heels ini penting untuk memilih yang memang nyaman dipakai, stylish, sekaligus mudah dipakai. Hindari stiletto atau sepatu hak spiky, terutama jika kita kesulitan untuk berjalan dengan sepatu tersebut. Jika tidak bisa memakai sepatu high heels, tak perlu memaksakan diri. Pakai sepatu model flat shoes warna hitam polos juga oke saja kok!

3. Kombinasi warna yang terlalu heboh

 Baju merah

Mengenakan setelan busana berwarna cerah untuk wawancara benar-benar dapat diterima jika itu benar mewakili kepribadian diri. Namun disarankan, untuk hanya menggunakan satu item yang cerah, apakah itu di bagian perhiasan atau blus atasan. Jika seluruh pakaian terlalu cerah, bisa jadi mungkin membuat takut calon bos Anda.

4. Perhiasan atau aksesori heboh

 Perhiasan

Untuk aksesori atau perhiasan, cobalah bergaya simpel saat wawancara kerja. Arloji, cincin, bahkan cincin kawin yang bagus saja sebetulnya sudah cukup. Begitu juga soal ukuran, hindari memakai aksesori atau perhiasan berukuran besar. Perkecil aksesori dan jaga agar percakapan tetap fokus pada keahlian diri bukan heboh tentang penampilan.

5. Pakaian terlalu terbuka

Pikir-pikir dulu ya jika Anda ingin mengenakan potongan busana yang memperlihatkan banyak bagian tubuh, misalnya atasan berpotongan dada rendang, rok mini, celana pendek, atau busana yang tidak pantas dipakai di lingkungan profesional. Perhatikan juga soal make-up dan kuku, riasan wajah yang menor atau hiasan kuku yang terlalu ramai nan heboh juga akan jadi poin minus, kecuali memang cocok dengan kultur perusahaan yang dituju.

6. Tas bulky

Jangan salah! Tas juga jadi salah satu yang diperhatikan loh! Maka dari itu penting menunjang penampilan visual diri dengan memakai tas yang sesuai. Tas harus bagus dan berwarna sederhana. Sebisa mungkin cukup membawa tas berukuran kecil atau medium yang tidak merepotkan mobilitas diri sendiri. Jika tas yang dipakai mengisi terlalu banyak ruang antara Anda dan pewawancara, bisa jadi Anda dianggap sebagai pribadi yang sulit. Untuk mengomunikasikan fleksibilitas dan keramahan dalam sebuah wawancara, pastikan untuk mengepak sederhana saja isian tas dan jauhkan tas dari meja.

7. Latar belakang yang mengganggu

Di era digital ini, wawancara semakin sering terjadi secara online melalui panggilan video. Nah jika kita melakukan wawancara online, pewawancara mencari latar belakang untuk melihat apa yang dapat mereka pelajari tentang diri kita loh. Inilah mengapa untuk menampilkan profesionalisme diri sebagai kandidat yang pantas dipilih, sebaiknya pilih pengaturan yang tenang dengan latar belakang netral untuk wawancara melalui video. Hindari latar belakang yang terlalu ramai nan heboh yang bisa menjadi distraksi alias pengganggu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini