nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anak Kedua Laki-Laki Lebih Nakal, Mitos atau Fakta?

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 24 Juni 2019 16:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 06 24 481 2070229 anak-kedua-laki-laki-lebih-nakal-mitos-atau-fakta-O3pSTUJcRF.jpg Ilustrasi anak ditegur orangtua (Foto : Parents)

Banyak hal yang dapat memengaruhi karakter dan kepribadian seseorang. Sebut saja pola pengasuhan orangtua, lingkungan sekitar, bahkan urutan kelahiran.

Ilmu pengetahuan telah membuktikan urutan kelahiran dapat memengaruhi karakter dan kepribadian, serta jalan hidup seseorang. Hal itu diungkapkan oleh sebuah penelitian baru-baru ini. Seorang ekonom dari MIT bernama Joseph Doyle mempelajari ribuan keluarga dengan dua anak atau lebih di Denmark dan Florida.

Melalui penelitiannya, ia hendak menentukan apakah anak kedua memiliki lebih banyak masalah dibanding anak sulung. Penelitian ini lebih berfokus pada anak kedua yang berjenis kelamin laki-laki.

anak nakal

Hasil penelitian karakter dan kepribadian yang dilakukan oleh Joseph mengonfirmasi jika anak dengan urutan kelahiran kedua lebih sulit diatasi dibanding anak-anak yang lain. Mereka cenderung lebih nakal dan menantang aturan.

Khususnya pada anak laki-laki kedua yang cenderung mendapat masalah di sekolah. Bahkan tak menutup kemungkinan di masa depan mereka terlibat tindak kriminal.

"Kami menganggap perbedaan perhatian orangtua turut berkontribusi dan terbilang potensial sehingga menimbulkan kesenjangan kenakalan dalam seluruh urutan kelahiran," tulis peneliti dalam sebuah laporan seperti yang Okezone kutip dari Marie Claire, Senin (24/6/2019).

Anak nakal banget

Di sisi lain, Joseph mengatakan jika perbedaan karakter antara anak sulung dengan anak lainnya didasari oleh sosok panutan. Anak sulung memiliki panutan yang merupakan orang dewasa yaitu orangtua. Sedangkan anak kedua dan selanjutnya berpikir panutannya kurang rasional yaitu sang kakak yang usianya hanya beda beberapa tahun.

"Selain itu, investasi orangtua dalam hal pengasuhan bisa saja berbeda. Pengaruh urutan kelahiran mungkin berkontribusi terhadap perbedaan yang kita lihat di pasar tenaga kerja dan kenakalan. Sangat sulit untuk memisahkan kedua hal itu (urutan kelahiran dan sifat) karena terjadi pada saat yang bersamaan," tandas Joseph.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini