nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Intip Kerennya Sneakers Shaolin, Trendi Banget!

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Selasa 25 Juni 2019 16:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 25 194 2070705 intip-kerennya-sneakers-shaolin-trendi-banget-GSPREUvzZ1.jpg Sneakers Shaolin keren (Foto : Scmp)

SEIRING perkembangan zaman, salah satu brand sneakers asal China, Feiyue mulai memproduksi alas kaki untuk para Shaolin. Berbeda dengan sepatu pada umumnya, alas kaki yang satu ini diklaim ringan dan harganya murah.

Sejak 70 tahun yang lalu aksesoris bela diri telah menjadi sebuah gaya hidup yang harus dimiliki seseorang di China. Oleh sebab itu selama satu setengah tahun terakhir, seorang warga Beijing, Aj Donnelly bekerjasama dengan mitra bisnisnya, Nic Doering untuk membangun sebuah merek sneakers.

sneakers shaolin

Sebagaimana dilansir dari South China Morning Post, Selasa (25/6/2019), kisah Donnelly dimulai saat ia bertemu Feiyue di Beijing. Ia menemukan sepatu itu ketika memulai pelatihan seni bela diri di Kuil Shaolin di Provinsi Henan pada 2015.

Sepatu Shaolin

Sneakers itu merupakan bahan pokok para pemain seni bela diri di Olimpiade Beijing 2008. Bahan sepatu dibuat menggunakan karet daur ulang dari pabrik ban Shanghai Da Fu Rubber.

Nama Feiyue berasal dari bahasa China yang berarti melompat atau  terbang. Pada 2016, Donnelly dan Doering meluncurkan sebuah perusahaan bernama Cultural Keys untuk membantu siswa asing belajar tentang budaya tradisional Tiongkok.

sneakers dijemur

Pengenalan budaya tradisional Tionglok itu termasuk program seni bela diri yang dilakukan dalam kemitraan dengan Kuil Shaolin dan sepatu Feiyue. Feiyue mendukung pakaian pelatihan yang digunakan para siswa.

"Semua siswa yang bersama kami berkata, ‘Wow, sepatu ini sangat keren, mereka sangat trendi, di mana kita bisa mendapatkan lebih banyak? “ tutur Donnelly.

Setelah mengetahui bahwa beberapa toko pakaian olahraga di Beijing benar-benar menjual Feiyue, Donnelly menghubungi Da Fu. Mereka ingin menentukan apakah bisa menjual kembali alas kaki tersebut pada pusat budaya mereka di Beijing. (hel)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini