nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Apel Hitam Langka Seharga Rp800 Ribu, Pernah Coba Gak?

Annisa Aprilia Nilam Sari, Jurnalis · Selasa 25 Juni 2019 13:29 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 25 298 2070617 apel-hitam-langka-seharga-rp800-ribu-pernah-coba-gak-8YNO6dNd80.jpg Apel Hitam. (Foto: Daily News)

BUAH apel umumnya memiliki warna merah dan hijau, namun kondisi geografis dapat mempengaruhi. Hal ini dapat menghasilkan warna apel yang sangat gelap alias hitam.

Dilansir dari berbagai sumber, Apel Black Diamond ini hanya tumbuh di pegunungan Tibet. Apel hitam ini adalah jenis apel Hua Niu yang dikenal juga sebagai Chinese Red Delicious. Warna ungu gelap ini, tejadi dari kondisi geografid Nyingchi, daerah otonom Tibet.

Kebun seluas 50 hektar yang didirikan oleh perusahaan Tiongkok Dandong Tianluo Sheng Nong E-Commerce Trade Co, Ltd, dan memiliki ketinggian 3.100 meter di atas permukaan laut. Hal inilah yang menjadikan wilayah ini sebagai tempat ideal untuk menumbuhkan tumbuhan unik.

Hal itu disebabkan karena apel hitam punya kandungan glukosa yang lebih banyak.

(Foto: University Fox)

Selain warnanya yang unik, yang membuat apel ini menjadi kegemaran banyak orang adalah rasanya yang sangat manis! Hal itu disebabkan karena apel hitam punya kandungan glukosa yang lebih banyak.

Apel hitam memiliki beberapa keuntungan selama penanaman, apel ini tahan dingin dan secara alami bisa mencegah serangga, ketika digigit, warnanya akan berubah jadi merah. Padahal, bibitnya hanya dijual dengan harga Rp280 per buah, namun tetap saja harga ini tidak mampu menarik para petani buah untuk menanamnya.

Faktanya, dibandingkan dengan pohon apel biasa yang bisa menghasilkan dalam 2-3 tahun, menanam pohon apel hitam harus menunggu hingga 8 tahun untuk tumbuh penuh dan hanya ada 30% buahnya yang berwarna hitam sempurna baru bisa dijual.

Waktu dan modalnya sangat tinggi, mudah sekali untuk mengalami kerugian. Ditambah lagi, apel hitam biasa dijual sekotak isi 2 buah seharga Rp600-Rp800 ribu, inilah yang membuat jarang orang mau membelinya.

Produksinya dimulai pada 2015 di kebun Nyingchi setelah tiga tahun pohon tersebut ditanam. Tetapi karena sejumlah faktor, mereka hanya dapat ditemukan di sejumlah supermarket premium di Beijing, Shanghai, Guangzhou dan Shenzhen dan biasanya dijual sebagai paket parsel buah isi 6 hingga 8 buah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini