nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Bali

Abu Sahma Pane, Jurnalis · Selasa 25 Juni 2019 21:49 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 25 406 2070894 mengenal-waktu-terbaik-untuk-mengunjungi-bali-lS4JD3BPkf.jpeg Ilustrasi (foto: Pexels.com)

BALI memiliki keindahan alam dan kekayaan budaya yang sudah diakui dunia. Maka tidak heran jika Pulau Dewata masuk dalam daftar tempat terbaik untuk dikunjungi.

Berada dekat garis katulistiwa membuat Bali (seharusnya) hangat sepanjang tahun. Namun, ternyata ada perbedaan kondisi yang signifikan antara kedua musimnya. Lalu, kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Pulau Dewata? Masing-masing periode memiliki keunggulan dan kelemahan tersendiri.

Mei hingga Oktober, Musim Kemarau

Musim kemarau Bali berlangsung dari bulan Mei hingga Oktober. Namun, curah hujan kerap meningkat pada bulan September. Jadi, kalau Anda berniat ke Bali pada periode ini, mungkin hindari bulan September. Terlepas dari bulan tersebut, cuaca di Bali menyenangkan sekali pada musim kemarau ini. Suhu yang hangat, langit nan cerah, dan embusan angin yang menyejukkan memberikan kedamaian pada hati dan tubuh Anda.

Musim kemarau merupakan waktu yang sempurna untuk ke Bali. Selain cuaca yang lebih enak, lokasi wisata pun muncul di mana-mana. Titik untuk surfing bermunculan, mulai dari Uluwatu hingga Canggu. Trekking dan berbagai aktivitas luar ruang pun jadi bisa dilakukan. Misalnya jalan-jalan ke Air Terjun Bedugul, atau trekking ke pegunungan di Bali.

sebagian besar lokasi penuh. Hotel, restoran, dan objek wisata jadi penuh dengan wisatawan. 

Foto: Pexels

Sayangnya, semua orang berpikiran sama. Semua ingin jalan ke Bali pada periode wisata ini. Dampaknya, sebagian besar lokasi penuh. Hotel, restoran, dan objek wisata jadi penuh dengan wisatawan. Baik domestik maupun mancanegara. Harga-harga pun mulai merangkak naik. Puncaknya pada Mei dan Juni. Ketika libur panjang sekolah dimulai.

Acara Penting pada Periode Mei-Oktober

Kalau Anda pecinta sastra, pastikan Anda datang ke Bali untuk menghadiri Ubud Writers & Readers Festival. Banyak sekali pecinta buku dan sastrawan yang bisa Anda temui di sini. Pembicara pada festival tersebut pun tak kalah menarik.

Sementara itu, di Sanur ada acara yang tak kalah menarik. Festival Layang-layang Bali, namanya. Acara tahunan ini diselenggarakan pada bulan Juli. Ketika angin mulai mengisi dan menyejukkan Pulau Dewata.

November hingga April – Musim Hujan

Pada musim hujan, udara di sana jadi lebih kering. Membuat orang-orang kegerahan. Berlindung di dalam ruangan dan menikmati angin dari kipas atau penyejuk ruangan. Namun, itu bukan berarti Anda harus mengurungkan niat untuk pergi ke sana. Bali tetap sama indahnya. Tetap kaya budayanya.

Berakhirnya peak season berarti berkurang pula pelancong di sana. Tempat wisata jadi lebih lenggang. Restoran jadi lebih kondusif. Hotel pun jadi banyak yang tersedia. Biaya dan harga-harga pun sedikit lebih waras. Setidaknya dibandingkan puncak masa liburan.

Biaya dan harga-harga pun sedikit lebih waras. Setidaknya dibandingkan puncak masa liburan. 

Foto: Pexels

Pada musim penghujan, cuaca di Bali seringkali lembab. Curah hujan biasanya memuncak pada bulan Desember dan Januari. Lalu sedikit berkurang pada Februari. Musim hujan ini menghadirkan jenis aktivitas yang berbeda di Pulau Dewata. Anda bisa bersantai dan memanjakan diri di spa-spa terbaik di Bali. Atau, ikut kursus masak dan belajar membuat makanan khas Bali.

Acara Penting pada Periode November-April

Pada rentang enam bulan ini, Anda bisa melihat budaya Bali dari dekat. Pasalnya, Nyepi jatuh pada periode ini. Hari raya umat Hindu ini bisa dibilang acara terbesar dan terpenting dalam budaya Bali. Banyak sekali tradisi dan budaya yang dipraktikkan pada beberapa hari sebelum, ketika, dan sesudah Nyepi. Selain itu, ada pula BaliSpirit Festival. Perayaan global untuk yoga, tari, dan musik di Bali.

Kalau Anda sudah menentukan kapan mau berlibur ke Bali. Langsung saja pesan tiket pesawat ke Bali dari sekarang. Memesan tiket jauh-jauh hari biasanya memberikan banyak keuntungan. Selain ketersediaan, biasanya harganya juga lebih murah.

Plus, Anda bisa merencanakan liburan dengan lebih matang. Anda bisa memilih dan menikmati berbagai layanan penerbangan dan bandara, khususnya dari Traveloka. Mereka punya layanan penerbangan yang memungkinkan Anda untuk memilih kursi dengan bebas, menentukan kapasitas bagasi yang Anda butuhkan, dan memilih makanan yang sesuai selera.

Tak hanya itu saja, terdapat pula layanan di bandara. Dengan beberapa kali ketuk dan pengisian data, Anda bisa bersantai di lounge bandara sambil menunggu penerbangan. Atau mengamankan barang bawaan dengan layanan pembungkusan bagasi. Dengan berbagai keindahan dan kemudahan yang ditawarkan ini, bagaimana mungkin Anda belum juga pergi ke Bali?

(mrt)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini