nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Iko Uwais Derita Migrain 2 Minggu Usai Bleaching, Ini Bahaya Lain Mewarnai Rambut

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 25 Juni 2019 17:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 25 481 2070776 iko-uwais-derita-migrain-2-minggu-usai-bleaching-ini-bahaya-lain-mewarnai-rambut-9YNUUVjZ4a.jpg Iko Uwais (Foto : @iko.uwais/Instagram)

Kepiawaian aktor Iko Uwais dalam berakting sudah tidak perlu diragukan lagi. Bahkan beberapa kali dirinya terlibat di film bertaraf internasional.

Terbaru ia memerankan tokoh Tedjo dalam film Stuber yang membuatnya berkesempatan beradu akting dengan Kumail Nanjiani dan Dave Bautista. Untuk memerankan tokoh tersebut, Iko Uwais dituntut untuk mengubah warna rambutnya.

Suami Audy Item itu pun sampai harus bleaching dua kali untuk mendapatkan warna yang sesuai. Tapi ternyata, hal itu membuat syarafnya mengalami iritasi. Akibatnya Iko Uwais mengalami migrain selama dua minggu dan rambutnya sakit saat disentuh.

Iko Uwais ganteng

Lantas, apakah mewarnai rambut seperti yang dilakukan Iko Uwais bisa berbahaya bagi kesehatan? Okezone mencoba merangkumnya dari berbagai sumber, Selasa (25/6/2019) : 

Mewarnai rambut menyebabkan migrain

Sejumlah sumber mengatakan jika mewarnai rambut memang bisa menyebabkan migrain. Akan tetapi, itu tergantung dari kualitas produk pewarnaan rambut. Ada beberapa bahan kimia yang dapat memicu migrain terutama yang menggunakan pemutih. Selain itu, ada kemungkinan rambut tidak menoleransi warna tertentu sehingga menyebabkan migrain.

Migrain juga dapat disebabkan dari sentuhan fisik saat proses pewarnaan. Saat mewarnai rambut, hair stylist harus menarik rambut dengan kencang agar menerapkan pewarnaan ke akar rambut. Tindakan ini memberi tekanan pada kulit kepala. Belum lagi jika dalam proses pewarnaan menggunakan foil.

Foil dapat menambah tekanan fisik pada kulit kepala. Mewarnai rambut juga membutuhkan waktu yang tidak bisa dikatakan singkat. Duduk di kursi selama berjam-jam dapat memicu ketegangan otot dan bisa menjadi salah satu penyebab migrain.

Mewarnai rambut menyebabkan alergi

Pewarna rambut mengandung paraphenylenediamine (PPD) yang merupakan alergen. Orang yang menderita dermatitis sangat rentan terhadap reaksi alergi karena PPD dan bahan kimia lain yang terkandung dalam zat pewarna. Begitu juga orang dengan kondisi kulit seperti eksim dan psoriasis. Dalam kasus yang lebih ringan, pewarna rambut dapat menyebabkan gatal, iritasi kulit, kemerahan, atau pembengkakan pada kulit kepala maupun area sensitif lainnya seperti wajah dan leher.

Mewarnai rambut kece

Mewarnai rambut menyebabkan konjungtivitis

Kurang berhati-hati saat mewarnai rambut dapat menyebabkan bahan kimia bersentuhan dengan bagian sensitif di wajah seperti mata. Dalam beberapa kasus, ketika bahan kimia dari pewarna rambut melakukan kontak dengan mata, maka dapat menyebabkan konjungtivitis.

Mewarnai rambut memperburuk asma

Pewarna rambut dapat memperburuk asma karena mengandung persulfat. Terhirupnya bahan kimia tersebut dapat menyebabkan batuk, mengi, radang paru-paru, ketidaknyamanan tenggorokan, dan juga serangan asma.

Mewarnai Rambut

Mewarnai rambut berdampak pada kesuburan 

Timbal asetat adalah bahan umum yang digunakan dalam produk pewarna rambut permanen dan bisa memengaruhi kesuburan. Penelitian telah menarik kemungkinan adanya hubungan antara masalah kimia dengan kesuburan pada pria dan wanita karena mewarnai rambut. 

Selain itu, wanita hamil juga tidak disarankan mewarnai rambut karena kandungan bahan kimia dapat menyebabkan keganasan pada bayi yang belum lahir. 

Mewarnai rambut menyebabkan kanker 

Bahan kimia yang terkandung dalam pewarna rambut seperti tar batubara diperkirakan dapat berpotensi sebagai karsinogen sehingga menyebabkan kanker. Namun hubungan potensial antara pewarnaan rambut dan kanker hingga saat ini masih menjadi perdebatan. 

Masih dibutuhkan banyak penelitian yang membuktikan jika mewarnai rambut memang bisa menyebabkan kanker. Sebab hasil penelitian yang ada sekarang ini masih dianggap belum kuat.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini