nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Makanan yang Harus Anda Hindari Setelah Pasang Behel

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis · Selasa 25 Juni 2019 11:44 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 25 612 2070560 3-makanan-yang-harus-anda-hindari-setelah-pasang-behel-7OS5oUgmDw.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

SETELAH pakai behel gigi, Anda tidak boleh asal makan, supaya perawatan gigi yang sedang Anda lakukan tidak berakhir sia-sia. Penting bagi untuk memerhatikan asupan makanan yang Anda makan setiap harinya.

Pasalnya, jenis makanan tertentu dapat menyebabkan kawat behel lepas dan kerusakan pada gigi Anda. Nah, behel gigi yang rusak atau bahkan copot ini tentu akan memperpanjang masa perawatan gigi yang sedang Anda jalani.

Di samping harus mengeluarkan biaya yang lebih banyak, Anda pun harus bersiap merasakan gigi senat-senut lebih lama. Supaya perawatan ortodontik Anda berjalan optimal.

 Anda pun harus bersiap merasakan gigi senat-senut lebih lama. Supaya perawatan ortodontik Anda berjalan optimal.

1. Makanan kenyal dan lengket

Makanan kenyal dan lengket dapat menyangkut di antara celah behel, membuatnya lebih sulit untuk dibersihkan. Jika kondisi ini dibiarkan terus-terusan, akan menjadi tempat yang ideal untuk bakteri di dalam mulut berkembang biak. Bukan hanya merusak kawat behel, hal ini tentu juga dapat menyebabkan kerusakan gigi.

Oleh sebabnya, selama Anda pakai behel, berusahalah menahan keinginan untuk makan permen, permen karet, cokelat, dan makanan lain yang bertekstur kenyal dan lengket.

Hal ini karena makanan yang keras dapat membuat kawat behel gigi bengkok atau bahkan patah.

2. Makanan keras

Selama menjalani perawatan gigi ini, penting juga bagi Anda untuk menghindari segala jenis makanan yang keras. Termasuk buah dan sayur yang punya tekstur keras. Hal ini karena makanan yang keras dapat membuat kawat behel gigi bengkok atau bahkan patah.

Meski Anda harus menghindari makanan keras, bukan berarti Anda jadi tidak makan buah dan sayur sama sekali. Agar bisa dilumat dengan mudah, Anda dapat memotong buah dan sayur menjadi beberapa bagian kecil lalu dikukus hingga teksturnya jadi lebih lunak.

Hindari pula mengonsumsi makanan yang punya ukuran kecil, seperti biji-bijian atau kacang-kacangan. Pasalnya, makanan yang berukuran sangat kecil rentan untuk terselip di celah behel. Sekali pun terselip, akan lebih sulit bagi Anda untuk mengeluarkannya. Sebagai gantinya, makanlah biji-bijian atau kacang-kacangan yang sudah dihaluskan.

3. Makanan berserat kasar

Makanan yang memiliki serat kasar seperti daging merah juga harus dihindari ketika Anda pakai behel gigi. Tak hanya sulit dikunyah, serat daging merah juga rentan terselip di celah kawat gigi maupun gigi Anda.

Belum lagi jika Anda makan daging yang alot. Alih-alih merasakan kenikmatan, makan daging merah ketika gigi Anda dibehel justru bisa menimbulkan rasa ngilu.

Jika Anda ingin makan daging merah, pastikan daging tersebut lembut dan empuk. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah untuk mengunyahnya. Alternatif lainnya, Anda juga bisa makan daging ayam dan ikan. Keduanya sama-sama tinggi protein namun punya serat daging yang lebih halus.

Selain memerhatikan asupan makanan yang dimakan setiap hari, penting juga untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Sebab, gigi yang dipasangi behel lebih mudah untuk mengalami pembusukan karena sisa-sisa makanan menempel di celah gigi atau kawat gigi.

Tak heran jika dokter gigi selalu mewanti-wanti setiap pasiennya untuk ekstra hati-hati dalam merawat behel dan kesehatan giginya. Pastikan Anda rajin sikat gigi setidaknya dua kali sehari menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride, ya.

Anda rajin sikat gigi setidaknya dua kali sehari menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride, ya.

Nah, setiap kali Anda selesai sikat gigi, pastikan juga bahwa tidak ada makanan yang tersangkut di celah-celah gigi dan di sekitar kawat gigi Anda.

Ingat, mengonsumsi makanan yang tepat dan menerapkan kebersihan gigi dan mulut adalah kunci utama supaya perawatan ortodontik yang sedang Anda jalani berjalan optimal.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini