nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Review Olahan Rice Bowl ala Mangkok Ku, Restoran Baru Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 26 Juni 2019 08:02 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 26 298 2070937 review-olahan-rice-bowl-ala-mangkok-ku-restoran-baru-gibran-rakabuming-dan-kaesang-pangarep-zHFRo9gOWG.jpeg Menu rice bowl di Restoran Mangkok Ku (Foto: Dimas Andhika/Okezone)

Para pencinta kuliner Indonesia tengah ramai membicarakan restoran terbaru hasil kolaborasi Gibran Rakabuming, Kaesang Pangarep, Arnold Poernomo, dan Randy Julius Kartadinata. Restoran berkonsep rice bowl ini diberi nama Mangkok Ku.

Melihat respons positif dari para netizen di media sosial, Okezone memutuskan untuk menyambangi langsung restoran Mangkok Ku di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat, Selasa (25/6/2019). Konon, seluruh menu yang ada di restoran ini diadaptasi dari resep hasil racikan Chef Arnold Poernomo.

Rasa penasaran pun semakin membuncah. Akan selezat apakah olahan rice bowl racikan sang juri MasterChef Indonesia itu?

Restoran

Antrean panjang

Tepat pada pukul 15.00 WIB, tim Okezone sampai di depan pintu masuk restoran. Antrean panjang terlihat sudah memadati ruangan, sebagian besar meja juga sudah diisi para pengunjung.

Menurut pengakuan salah seorang karyawan, pada waktu sore menjelang malam hari adalah waktu tersibuk di restoran tersebut. Biasanya yang datang adalah anak-anak muda atau karyawan kantor yang baru pulang bekerja.

Orang mengantre

"Paling sibuk ya jam-jam segini. Antrean sudah mulai terlihat, dan akan terus bertambah sampai sekitar jam sembilan malam. Karena kita last order itu jam setengah sepuluh malam," tutur Dimas Muhammad Fadli, yang bertugas sebagai Penanggung Jawab Dapur Mangkok Ku.

Setelah menunggu selama kurang lebih setengah jam, tim Okezone akhirnya mendapat giliran untuk memesan makanan di meja kasir. Pilihan kami jatuh pada menu Mangkok Brisket Onion Saus with Onsen Egg (menu favorit pengunjung), dan Mangkuk Ox-Tounge Dabu.

Untuk minumannya, kami memesan dua botol kopi rasa gula jawa dan karamel. Minuman ini didistribusikan langsung dari usaha kuliner milik Kaesang Pangarep yang ia beri nama Ternakopi.

Desain interior

Sambil menantikan pesanan datang, kami memutuskan untuk berbincang ringan dengan salah satu founder Mangkok Ku, Randy Julius Kartanegara. Kepada Okezone, Randy menjelaskan bahwa mural atau gambar karikatur yang sering menjadi spot berfoto para pengunjung sebetulnya merupakan hasil karya mahasiswa UGM.

 Restoran

"Gambar itu hasil kerjasama dengan mahasiswa UGM. Hasilnya ternyata bagus dan banyak pengunjung yang berswafoto di depannya," terang Randy.

Sementara untuk restoran secara kesuluruhan, konsep yang diusung adalah minimalis dan open kitchen.

"Sengaja milih konsep ini karena memang lebih pas dan efisien. Pengunjung juga bisa menyaksikan proses memasak dan berinteraksi langsung dengan chef kami di Mangkok Ku," tambahnya.

Mencicipi kelezatan the famous Brisket Onion Sauce with Onsen Egg

 Menu Mangkok Ku

Momen yang dinantikan akhirnya datang juga. Dari segi waktu, penyajian makanan di Mangkok Ku masih terbilang lama, kurang lebih 45 menit. Padahal, menu yang disajikan hanya olahan rice bowl dengan beberapa topping tambahan.

Hal tersebut cukup dimaklumi mengingat jumlah antrean yang sangat panjang. Dalam kurun waktu satu jam saja sudah ada 50 pesanan yang masuk.

Nah, bicara soal rasa, sajian Brisket Onion Sauce with Onsen Egg ini memang cukup layak untuk dinikmati. Apalagi jika disantap dalam kondisi hangat.

 Menu Mangkok Ku

Perpaduan daging sapi yang dimasak dengan soy sauce memang sangat gurih saat dicampurkan dengan onsen egg (telur setengah matang). Rasanya semakin nikmat ketika disantap bersama nasi putih bertekstur legit dan pulen.

"Telurnya itu kita proses dengan teknik slow cooking selama kurang lebih 1,5 jam, dengan suhu 62 derajat celcius. Kenapa harus diolah dulu atau tidak memakai telur mentah? Kata Chef Arnold telur di Indonesia kualitasnya berbeda dengan telur di Jepang atau Australia, aroma amisnya cukup kuat. Jadi harus diolah dulu," terang Chef Dimas.

 Chef

Bagi Anda yang sudah terbiasa menyantap olahan rice bowl dari Negeri Sakura Jepang, seperti Yoshinoya dan Sukiya, mungkin tidak akan menemukan sensasi rasa yang spesial. Sebab, resep rice bowl ini murni terinspirasi dari Japanese Food.

Bila ingin menikmati sesuatu yang berbeda, disarankan untuk memesan Brisket Spice Sauce karena sausnya telah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia yang gemar menyantap makanan bercita rasa pedas.

Mangkok Ox-tounge Dabu

 Menu Mangkok Ku

Beralih ke menu selanjutnya, ada olahan Ox-tongue Dabu yang dibanderol seharga Rp49 ribu per porsi. Menu ini terbilang unik dengan sensasi rasa yang bisa bikin siapa saja ketagihan. Terutama bagi para pencinta lidah sapi!

Toppingnya dipenuhi irisan lidah sapi yang disajikan bersama sambal dabu-dabu segar. Jadi jangan heran jika aroma harum langsung menyeruak ketika Anda mengaduk seisi mangkuk.

Tekstur lidah sapinya pun terasa empuk dan mudah dikunyah. Berdasarkan penjelasan Chef Dimas, proses pengolahannya ternyata tidak sembarangan.

"Lidahnya itu kami proses dulu dengan teknik slow cooking selama 26 jam. Sebelum diproses diberi seasoning salt dan oil. Karena teksturnya basah, jadi sebelum disajikan dihangatkan dulu dengan portable torch," ungkapnya.

 Menu Mangkok Ku

Kalau digambarkan, rasa Ox-tounge Dabu dari Mangkok Ku lebih 'meriah' dibandingkan menu sebelumnya yang didominasi rasa manis. Sensasi segar, pedas, dan gurih melebur menjadi satu saat dikunyah di dalam mulut. Ditambah lagi aroma khas bawang merahnya yang ampuh meningkatkan nafsu makan. Sangat pas dinikmati sebagai menu makan siang atau makan malam.

Ternakopi

Seperti yang sempat Okezone singgung sebelumnya, untuk minuman, kami memilih racikan kopi gula jawa dan karamel hasil racikan Ternakopi. Rasa kopinya sendiri cukup kuat, tapi jujur kurang pas dilidah kami karena terlalu manis. Mungkin akan jauh lebih nikmat bila ditambahkan es batu.

Nah, bagi Okezoners yang tertarik untuk mencicipi menu di atas, Anda bisa langsung datang ke gerai Mangkok Ku di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat. Jam operasional pukul 11.00-22.00 WIB. Harga mulai Rp19 ribu - Rp54 ribu.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini