nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menikmati Eksotika Buah-buahan Nusantara di Flavours of Indonesian Archipelago

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 26 Juni 2019 17:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 26 298 2071209 menikmati-eksotika-buah-buahan-nusantara-di-flavours-of-indonesian-archipelago-mbEOZNXNXm.jpeg Menu Kuliner Khas Nusantara di Hotel Fairmont (Foto: Dimas Andhika/Okezone)

Keragaman budaya Indonesia menghasilkan berbagai olahan kuliner dengan keunikannya masing-masing. Meski sarat akan nilai-nilai tradisional, bukan berarti kuliner Nusantara tidak dapat dikreasikan menjadi hidangan berkualitas internasional.

1945 Restaurant by Fairmont Hotel Jakarta telah membuktikan hal tersebut. Pada 27 Juni mendatang, restoran ini meluncurkan promo dinner bertajuk 'Flavours of Indonesian Archipelago'. Okezone berkesempatan mencicipi 1 set menu makan malam yang diolah dengan tema buah-buahan Indonesia. Mulai dari rambutan, salak, pisang, apel malang, manggis, hingga durian.

Menurut penuturan Chef de Cuisine Adhitiya Julisandi, tema kali ini memang terinsipirasi dari keragaman cita rasa Nusantara. Tujuannya adalah untuk menonjolkan eksotika buah-buahan khas Indonesia.

Dengan alam tropis dan tanah yang subur, Indonesia memiliki beraneka ragam buah-buahan yang memiliki cita rasa yang kaya. Selama ini buah-buahan banyak dikonsumsi secara langsung atau diolah dalam menu yang sudah sangat sering kita jumpai, seperti rujak.

"Kali ini kami ingin break the boundaries dan menantang diri kami untuk mengangkat citarasa buah-buahan dalam set menu yang lezat dan innovatif. Kami berharap menu ini dapat memberikan kejutan bagi para tamu dengan citarasa yang dapat dihasilkan dari buah-buhan tersebut”, ujar Chef Adhitya, dalam acara food tasting Flavours of Indonesian Archipelago, di Fairmont Jakarta, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Dari tema ini Anda tentu sudah mendapat sedikit gambaran hidangan apa saja yang akan disajikan bukan? Hidangan santap malam khas Indonesia yang terdiri dari delapan jenis makanan ini dimulai dengan tiga set amuse bouche untuk membangkitkan selera.

 

Amuse Bouche

 Kuliner Nusantara

Amuse bouche terdiri dari 'Rambutan' yang terbuat dari potongan buah rambutan rapiah segar yang dimasak perlahan, dan dilengkapi dengan poached butter prawn dengan honey mustard, keripik ubi yang didehidrasi, wijen dan rambutan gel.

 Kuliner Nusantara

Kemudian menu 'Salak' terdiri dari buah salak segar yang diolah dengan jus lemon dan tomat hijau sehingga menyerupai dabu-dabu. Saus salak kemudian disandingkan dengan tiram atau oyster yang telah digoreng dengan adonan tempura.

Kuliner Nusantara

Amuse bouche terakhir adalah 'Pisang' yang terinspirasi dari hidangan Pisang Roa asal Manado. Untuk hidangan ini, Chef Adhit menggunakan pisang raja yang masih muda dan ikan roa yang diasap selama lima hari. Daging ikan roa disajikan diatas pisang dan kulit ikan roa dibuat sambal.

Hidangan pembuka

 kuli

Beralih ke hidangan pembuka atau appetizer, pengunjung akan dimanjakan dengan cita rasa 'Apel Malang' yang segar. Menu ini terdiri dari saus apel malang yang dimasak dengan gula aren, kayu manis dan cengkih. Hidangan kemudian dilengkapi dengan Aranchini yang terbuat dari rajungan yang dicampur dengan nasi dan tinta cumi, puree singkong dan keripik sago.

 Kuliner Nusantara

Appetizer selanjutnya adalah “Bengkoang” yang diplikasikan dalam hidangan lumpia basah, lengkap dengan acar lokio dan saus tamarind. Namun bagi para pencinta makan pedas, mungkin harus berkecil hati karena hidangan ini didominasi rasa manis yang cukup kuat. Mungkin karena penggunaan saus tamarind yang dicampurkan dengan gula jawa.

 Kuliner Nusantara

Rasanya cukup menarik karena hidangan tersebut juga disajikan bersama caviar yang sudah difermentasi, sehingga menghasilkan sensasi rasa yang 'ramai'. Ada perpaduan sensasi rasa manis, asam, dan gurih.

Menu utama

 Kuliner Nusantara

Kejutan justru ada pada menu utama. Chef Adhit menggunakan 'Manggis' yang diolah dengan saus kari dan bubuk kemangi, lalu dipadukan dengan saus manggis dan daging bebek yang sudah di dry-aged selama tujuh hari. Hidangan ini semakin terasa lezat dengan tambah mantau goreng yang crispy.

Primadona adalah set “Durian”. Dalam rangkaian menu ini, durian difermentasi untuk selanjutnya diolah dengan cabai dan rempah-rempah, atau yang dikenal dengan tempoyak. Tempoyak duren disajikan dengan ikan halibut yang dipanggang dengan teknik memasak salt-baked, dan dilengkapi dengan tumis bunga pepaya, pure jagung, jagung bakar dan gohu mangga muda.

 Kuliner Nusantara

Sensasi rasa hidangan ini betul-betul berhasil menarik perhatian Okezone. Selain karena tekstur daging ikannya yang lembut, perpaduan rasa tempoyak, bunga pepaya, gohu mangga muda, dan pure jagung terasa begitu pas di lidah. Ada sensasi gurih dan segar yang sulit digambarkan. Bahkan bagi Anda yang tidak suka memakan ikan sekali pun akan terhipnotis oleh rasanya.

"Rahasianya ada di ikan halibut dan teknik memasaknya. Jadi kami meminjam teknik memasak orang Palembang. Mereka itu punya prinsip 'Catch today, eat today'. Jadi bisa dibilang ikannya benar-benar segar sehingga tidak ada aroma amis yang tercium," ujar Chef Adhit.

 Kuliner Nusantara

Menu spesial kali ini ditutup dengan 'Pineapple Cake' yang terinspirasi dari kue nastar. Nastar versi 1945 terdiri dari bolu nanas yang dilapisi selai nanas, nastar crumble, gel markisa, tuille kelapa dan sorbet gula merah.

Bagi Okezoners yang tertarik untuk mencicipinya, promo menarik ini hanya ditawarkan satu hari saja pada 27 Juni mendatang dengan harga Rp688 ribu ++ termasuk 1 gelas rose wine dan tambahan Rp400 ribu nett untuk menikmati empat fruit infused cocktail.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini