nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bukan Penyakit Jantung, Ini Dampak Buruk Polusi Udara Jakarta bagi Kesehatan

Dewi Kania, Jurnalis · Rabu 26 Juni 2019 15:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 26 481 2071163 bukan-penyakit-jantung-ini-dampak-buruk-polusi-udara-jakarta-bagi-kesehatan-ClPSbpIk8h.jpg Polusi udara di Jakarta (Foto : Phys)

Jakarta dinyatakan tidak sehat oleh alat pengukur udara AirVisual karena tingkat polusinya tinggi. Apakah polusi udara Jakarta yang buruk dapat memengaruhi kondisi kesehatan kardiovaskular?

Dampak dari tingginya polusi udara di sebuah kota memang bisa mengganggu kesehatan. Paling membahayakan yakni berdampak pada paru-paru, tetapi bukan memengaruhi kardiovaskular.

Dijelaskan Spesialis Jantung Dr Doni Yugo Hermanto, SpJP(K), walau polusi Jakarta sangat tinggi, dampaknya tidak langsung memengaruhi kardiovaskular. Melainkan masyarakat rentan mengalami gangguan paru dan pernapasan

"Penelitiannya kalau polusi udara langsung berdampak pada paru-paru, bukan serangan jantung atau penyakit kardiovaskular lainnya," ucap Dr Dony saat ditemui di RS Harapan Kita, Jakarta Barat, Rabu (26/6/2019).

Polusi udara

Ketika Anda mengira dampak polutan dari polusi udara bisa buruk buat jantung, ternyata itu salah. Dr Dony menyebutkan, faktor risiko penyakit jantung itu termasuk adanya penyakit jantung koroner, merokok, hipertensi, diabetes, kolesterol, sampai adanya riwayat keluarga.

Bahkan ada juga yang menganggap, ketika orang olahraga di tengah polusi tinggi bisa timbul serangan jantung. Tenang, itu cuma mitos saja kok, sekali lagi dampak polusi tidak berpengaruh pada kardiovaskular.

"Kalau orang lagi olahraga kena serangan jantung, berarti dia punya riwayat penyakit jantung. Bukan salah olahraganya atau polusinya. Tapi memang pasiennya tidak tahu atau terlambat deteksi dini," jelas Dr Dony.

serangan jantung

Apalagi saat ini penyakit jantung sudah banyak mengintai kalangan muda. Di bawah usia 40 tahun, sudah banyak kalangan muda kena penyakit jantung.

"Makanya tak ada salahnya deteksi dini penyakit jantung dengan EKG kalau mendadak merasakan gejalanya," tutup Dr Yoga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini