nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Mistis Rumah Makan Pesugihan, Bangkrut Seketika Setelah Naik Haji

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Kamis 27 Juni 2019 12:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 06 27 612 2071493 kisah-mistis-rumah-makan-pesugihan-bangkrut-seketika-setelah-naik-haji-5P03ufdtHv.jpg Ilustrasi. (Foto: Twitter/@Tinyxlalala1)

SETELAH dihebohkan dengan adanya bus hantu, masyarakat Twitter pun semakin getol membagikan kisah mistis. Seperti yang dibagikan oleh netizen Twitter @Tinyxlalala1 soal rumah makan pesugihan.

Ya, dalam kisah yang dibagikan di Twitter, netizen ini dengan jelas menceritakan kalau yang namanya rumah makan pesugihan itu benar ada. Pesugihan di sini maksudnya ialah sang pemilik rumah makan membuat perjanjian dengan makhluk astral untuk melariskan usahanya.

Tapi, ketika Anda bersekutu dengan setan atau iblis, maka ada karma yang harus ditanggung dan itu adalah nyawa manusia. Tidak peduli keluarga atau anak sendiri. Begitulah perjanjiannya.

So, bagaimana kisah rumah makan pesugihan itu dan apakah ada ciri-cirinya?

Lokasinya pun tak jauh dari rumahnya, dan sang pemilik usaha adalah tetangganya sendiri.Lokasinya pun tak jauh dari rumahnya, dan sang pemilik usaha adalah tetangganya sendiri.

Menurut penuturan @Tinyxlalala1, rumah makan itu berada di kota T. Lokasinya pun tak jauh dari rumahnya, dan sang pemilik usaha adalah tetangganya sendiri.

Dalam penuturannya, rumah makan ini sangat ramai. Hal itu bisa diketahui dari per harinya bisa menghabiskan 4 kuintal beras. Selain itu, pengunjung yang datang pun bisa sangat ramai bahkan antre panjang.

Padahal, awalnya rumah makan itu biasa saja, malah terkesan sepi pengunjung. Dalam sehari, paling hanya 1 atau 2 orang saja yang datang. Selain itu, rumah makan itu juga sangat khas pedesaan, lantai tanah dan dindingnya terbuat dari bambu.

Lima bulan berjalan, perkembangan rumah makan tersebut tidak begitu mulus, tetap sepi. Sampai akhirnya, muncul sesuatu yang aneh dan itu sangat mendadak. Rumah makan ini ramai.

"Bahkan sampai banyak banget berjejer mobil dan truk di depan rumah makan. Lalu, kejanggalan mulai terjadi di mana truk-truk yang ngebut ngelewatin rumah makan itu bisa langsung ngerem mendadak atau kalau kelewatan mereka putar balik dan mampir ke rumah makan itu. Padahal, rasa makanannya biasa saja," tutur si netizen.

Kecurigaan itu pun terjawab. Kejanggalan mendadak itu memperlihatkan bukti nyata kalau sang pemilik usaha bersekutu dengan iblis. Ya, dia melakukan pesugihan supaya usahanya laris manis.

Kejanggalan mendadak itu memperlihatkan bukti nyata kalau sang pemilik usaha bersekutu dengan iblis.

Diketahui, syarat yang diajukan si iblis ialah menyiapkan sesajen dan ayam cemani setiap malam Jumat kliwon. Jadi, setiap malam Jumat kliwon, si pemilik usaha harus menyiapkan syarat tersebut dan jangan sampai "lengah" satu momen pun. Kalau lupa, nyawa jadi taruhannya!

"Dan benar terjadi. Satu malam si pemilik usaha lupa memberi sesajen dan ayam cemani. Mau tahu siapa nyawa yang diambil? Kakak kandungnya sendiri. Sang pemilik menjadikan kakaknya tumbal untuk menebus kesalahannya. Tapi, setelah meninggalnya si kakak, rumah makan itu malah makin ramai," ceritanya.

Meski tambah ramai, tapi semakin banyak kejadian aneh terjadi di sana. Mulai dari banyak kecelakaan yang terjadi, ini karena si iblis katanya minta tumbal manusia lagi.

Netizen ini pun menjelaskan, rumahnya pun tidak luput dari sasaran. Hal itu dia rasakan karena terasa hawa negatif di dalam rumahnya. Tapi, syukurnya dia mengaku tidak terjadi apa-apa di dalam rumahnya.

Singkat cerita, si pemilik rumah makan pertama pada 2010 menunaikan Haji. Si pemilik usaha berniat untuk tobat.

Namun, apa yang terjadi setelah kepulangannya kembali ke tanah air? Dia bangkrut! Ya, usaha rumah makannya bangkrut seketika. Tidak hanya itu, tubuhnya yang dulu gemuk nan sehat, kini kurus kering dan sakit-sakitan.

Bahkan, si pemilik usaha kadang suka menyakiti dirinya sendiri dengan menggigit bibirnya sendiri sampai berdarah.

  sang pemilik usaha sering keluar masuk rumah sakit dan itu terus terjadi sampai sekarang.

"Makanya, keluarga dia kadang ngasih sendok supaya si pemilik usaha nggak ngelukain bibirnya yang sudah parah banget kondisinya. Selain itu, kalau sakitnya lagi kambuh, matanya melotot terus dan serem banget," tuturnya.

Menurutnya, sang pemilik usaha sering keluar masuk rumah sakit dan itu terus terjadi sampai sekarang.

Tapi, semua itu adalah karma yang memang harus ditanggung sang pemilik usaha. Perbuatannya bersekutu dengan iblis harus dipertanggungjawabkan dan pada akhirnya dia sendiri yang jadi tumbal iblis tersebut.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini