nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasih Amplop Pernikahan Kamu #TeamKasihNama atau #TeamTanpaNama, Isi Berapa?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Sabtu 29 Juni 2019 09:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 06 29 196 2072479 kasih-amplop-pernikahan-kamu-teamkasihnama-atau-teamtanpanama-isi-berapa-c8Ifqqzw9l.jpg Pernikahan Dino Baskoro dan Riski Saraswati (Foto : Istimewa)

Pembicaraan pernikahan tidak melulu hanya membahas baju nikah, lokasi pernikahan, atau mau makanan seperti apa untuk para tamu. Tapi, ketika obrolan pernikahan ada di meja rumpi, maka akan muncul pertanyaan; Kamu ngasih berapa ke si X?

Obrolan semacam ini sudah sangat lumrah bagi masyarakat kita saat datang ke pernikahan. Ada yang lebih percaya kasih uang, kasih barang, atau memberi hadiah ke pengantin dengan kehadiran sebagai pager ayu atau pager bagus. Pilihan itu ada di tangan Anda dan pengantin tidak pernah mempermasalahan hal tersebut.

Nah, di artikel ini, Okezone coba mengungkapkan beberapa tanggapan netizen terkait dengan berapa sih amannya ngamplop undangan pernikahan? Kemudian, jika Anda memberikan uang dan menggunakan amplop, di muka amplop Anda membubuhkan nama atau tidak? Ya, Anda masuk #TeamKasihNama atau #TeamTanpaNama.

Sebelum itu, perlu diketahui kalau Okezone mendapatkan jawaban-jawaban netizen ini melalui pertanyaan yang dilemparkan penulis di akun Instagram dan Twitter-nya @piiluss. So, seperti apa jawaban para netizen terkait dua pertanyaan di atas?

"Aku sih #TeamKasihNama Ini nggak ada alasannya yang gimana gitu, sih. Sepertinya, praktek kasih nama sudah jadi kayak budaya di lingkunganku hehehe. Terkait dengan jumlahnya, ini bergantung kedekatan dengan si pengantin. Kalau teman biasa, biasanya Rp 200-300 ribu. Tapi, kalau teman dekat bisa Rp 500 ribu atau bahkan lebih," kata @theodora.dp

"Kalau teman yang lumayan dekat atau akrab, kau kasih minimum Rp 200 ribu pakai ucapan dan kasih nama. Tapi, kalau aku ngerasa nggak akrab, cuma sekadar kenal, biasanya ngasih Rp 100-150 ribu dan nggak pakai nama. Kadang malah nggak datang, cuma titip teman aja," ungkap @lusy_andriani

infografis pernikahan

"Kalau untuk nominalnya, beda-beda, tergantung seberapa dekat kita dengan yang punya acara. Kalau untuk minimal sih sekarang Rp 50 ribu dan pasti dikasih nama di amplopnya. Soalnya menandakan kalau kita itu hadir dan memberi sesuatu kepada mereka (pengantin). Kalau nggak dikasih nama nanti disangkanya datang cuma numpang makan gratis hahaha," jawab @riko_sanjaya

"Untuk nominal, lebih ke kedekatan, sih. Kalau dekat banget, Rp 300-500 ribu, karena pasti banyak yang harus dibayar dan biar kata sedikit, pasti ngebantu mereka. Dan menurutku, kalau digabung sama tamu undangan lain, mayan lah jadi penambah buat mereka (pengantin) lunasin apa pun tunggakannya. Atau juga bisa dalam bentuk voucer belanja. Untuk pakai nama atau tidak, aku #TeamTanpaNama," komen @bluelighter8

"Tergantung orangnya. Kalau nggak dekat-dekat amat, gocap aja. Tapi kalau akrab, kasih lebih (nominalnya tergantung kondisi keuangan saat itu) atau patungan ngasih kado sama orang lain. Kalau untuk teman-teman dekat, biasanya ngasih nama berapa pun isi amplopnya. Malah sekalian dihiasi gambar, dll, biar dinotice aja :) Bukan riya, tapi biar dia tahu kita datang aja," kata @tashanabilla_

"Aku sih Rp 250 ribu dan aku #TeamTanpaNama Tapi, kalau dekat banget, bisa Rp 300 ribu lebih. Biaya nikah mahal, shaaaay," kata @balyanadewi

Pernikahan Dinno

"Untuk teman dekat, aku bisanya kasih Rp 100 ribu, kalau biasa aja paling Rp 50 ribu. Kalau yang dekatnya pake banget, biasanya patungan sama yang lain Rp 250 ribu per orang. Dulu aku #TeamKasihNama karena ngelihat ibu yang selalu kasih nama kalau lagi kondangan, tapi pas ke sini nggak pernah nulis nama lagi atau #TeamTanpaNama. Alasannya, biar amplop itu dijadiin bonus aja bukan harapan utama si pengantin. Sebab, kalau dijadiin harapan, takutnya nikahnya jadi nggak berkah (harusnya kan mereka ngarepin doa bukan amplop) hahaha," tutur @luthfanrd

"Kalau aku, teman dekat kasih personal kado, kalau kenalan teman biasa kasih amplop rata-rata Rp 100 ribu pakai nama, sih. Lebih ke relasi aja tidak ada maksud sok-sokan. Kalau kata ibuku, penting ditulis nama, karena kayak gitu kan biasanya balas-balasan ngundang," terang @ecka_pramitha

"Aku #TeamTanpaNama Kalau soal ngisi berapa, biasanya tergantung situasi dan kondisi (?) Misalkan kita deket sama orang itu (si pengantin) atau kita tahu kondisi mereka gimana, jadi kita kasih lebih, gitu. Dan tentunya tergantung situasi udah gajian apa belom, ya, shaaay. Kalau berapanya, aku paling malah kayaknya Rp 200 ribu hahaha paling kecil Rp 50 ribu," ungkap @abigaileunice

pernikahan bekasi

"Untuk sekarang, ya. 1. Keluarga dan sobat dekat aku biasanya Rp 150-200 ribu, ini biasanya dikasih nama. 2. Teman kantor, teman main, teman kuliah dan SMA, aku biasanya kasih Rp 100 ribu pakai nama juga. Kadang kalau temen kantor suka patungan, jadi kolektifan. 3. Selain dua itu, Rp 50 ribu dan tanpa nama. Kalau di kampung, misalnya tetangga atau yang satu kampung, Rp 50 ribu aja udah lumayan gede, kok," jawab @riparhand

"Aku #TimKasihNama Kalau isinya, tergantung kedekatan, sih," cuit @jageundalnim

"Kalau kenal sama pengantin prianya atau perempuannya saja, biasa kasih Rp 100 ribu. Kalau kenal keduanya, kasih Rp 200 ribu. Saya #TeamKasihNama dong! Soalnya nanti kalau kita nikah, pasangan pengantin ini tau kalau kita datang dan kasih amplop. Biasanya kalau yang #TeamTanpaNama isi amplopnya kecil," kata @pw_gun

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini