nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Miss V Basah dan Berbau, Waspada Kuman Anaerob

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Sabtu 29 Juni 2019 01:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 06 29 485 2072427 miss-v-basah-dan-berbau-waspada-kuman-anaerob-LXivim6rgB.jpg Ilustrasi Miss V Perlu Perawatan Khusus agar tidak infeksi (Foto: Shutterstock)

SALAH satu organ paling sensitif bagi seorang wanita adalah Miss V. Organ intim yang satu ini membutuhkan perawatan khusus karena sangat peka terhadap kotoran dan bakteri. Bahkan, ketika Anda merasa sudah merawatnya dengan baik, Miss V masih bisa terserang penyakit.

Sebagaimana diketahui, daerah intim manusia biasanya cenderung lembab. Kondisi yang lembab inilah yang membuat kuman dengan mudah tumbuh dan berkembang biak. Hal ini pun dibernarkan oleh Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari RS Jakarta, dr. Ardiansjah Dara SpOG, menurutnya makin basah Miss V seorang wanita, maka akan semakin banyak pula kuman yang tumbuh.

Beragam organ penting dalam Vagina

“Makin basah vagina, kuman yang tumbuh di situ lebih besar. Kuman terutama dari anus. Artinya dia harus meminimalisir dengan pakai celana dalam yang breathable atau menyerap keringat. Jangan pakai celana ketat karena pengap,” terang dr. Ardiansjah kepada Okezone.

Lebih lanjut, dr. Ardiansjah mengatakan bahwa kuman yang hidup di area Miss V berjenis anaerob. Mereka bisa hidup tanpa adanya udara. Alhasil bagi wanita yang kerap memakai celana ketat dan jarang mencucinya bisa berpotensi mengalami keputihan.

“Kuman di vagina kuman anaerob hidup kalau tidak ada udara. Kalau ada udara justru mati. Jadi anak kuliahan yang suka pakai celana ketat dan tidak sering dicuci bisa memicu keputihan. Kalau lagi hamil kuman menyebar bisa menyebabkan ketuban pecah,” lanjutnya.

Dokter Ardiansjah juga mengatakan bahwa Miss V memang memiliki bau yang khas. Namun jika sudah timbul bau yang sangat menyengat, itu merupakan sebuah pertanda adanya infeksi. Tentunya hal ini harus diwaspadai dan mencari jalan keluar untuk mencegahnya.

“Berbau pasti ada infeksi. Namanya area intim pasti ada bau khas. Yang penting tidak bau busuk yang menyengat. Kalau sudah menyengat berarti ada yang tidak beres. Terutama ibu hamil harus waspada. Sebenarnya bisa dibersihkan cukup dengan air bersih. Cuman ada beberapa sumber air seperti sumur bor yang kurang bersih dan bisa menyebabkan keputihan,” ujarnya.

1
2

Berita Terkait

Infeksi Vagina

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini