2 Pasangan Selebriti Tanah Air Ini Buat Perjanjian Pranikah, Ini 5 Manfaatnya!

Tiara Putri, Jurnalis · Minggu 30 Juni 2019 18:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 06 30 196 2072808 2-pasangan-selebriti-tanah-air-ini-buat-perjanjian-pranikah-ini-5-manfaatnya-fILcQkQM8U.jpeg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Saat pasangan kekasih memutuskan untuk menikah, banyak hal yang perlu menjadi pertimbangan. Mulai dari kesiapan mental, finansial, hingga konsep pernikahan yang akan dijalani. Semuanya harus benar-benar dibicarakan dengan baik agar nantinya tidak timbul kesalahpahaman.

Beberapa pasangan calon pengantin malah ada yang memutuskan untuk melakukan perjanjian pra-nikah atau prenuptial agreement. Meskipun kedengarannya tidak lazim di Indonesia, hal ini ternyata diatur oleh hukum dalam Pasal 29 Ayat 1 Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.

Bunyinya adalah "Pada waktu atau sebelum perkawinan dilangsungkan, kedua belah pihak atas persetujuan bersama dapat mengajukan perjanjian tertulis yang disahkan oleh pegawai pencatat perkawinan setelah mana isinya berlaku juga terhadap pihak ketiga tersangkut.”

 Cincin pernikahan

Ada pula selebriti yang melakukan perjanjian pranikah ini. Pertama ada pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Pasangan fenomenal yang kerap tampil mesra ini diketahui membuat perjanjian pranikah berdasarkan kesepakatan keduanya. Salah satu isi perjanjian tersebut adalah harta istri akan tetap menjadi harta istri apapun yang terjadi.

Kemudian ada pasangan Glenn Alinskie dan Chelsea Olivia. Pasangan yang telah dikaruniai satu orang anak itu membuat perjanjian pranikah dengan tujuan untuk menjalani porsi masing-masing dalam kehidupan rumah tangga. Perjanjian itu mengatur kewajiban dan hak sebagai suami istri sehingga masing-masing pihak saling menghormati.

Lantas, pentingkah perjanjian pranikah? Melansir Fox Business, Minggu (30/6/2019), inilah 5 alasan yang bisa menjadi bahan pertimbangan:

 Infografis

1. Apabila salah satu pihak memiliki lebih banyak aset

Jumlah aset atau harta yang dibawa oleh calon suami dan istri mungkin berbeda. Perjanjian pranikah dibutuhkan untuk berjaga-jaga dan mengatur harta tersebut apabila pahitnya pernikahan berakhir. Dengan begitu jelas aset atau harta yang bisa dibawa oleh masing-masing pihak.

2. Apabila salah satu pihak memiliki penghasilan lebih banyak

Beberapa pasangan mungkin tidak masalah jika ada salah satu pihak yang memiliki penghasilan lebih tinggi atau lebih banyak. Tak jarang hal ini menjadi perdebatan di kemudian hari. Dengan mengatur pembagian penghasilan, masalah bisa dihindari.

3. Apabila pasangan menjalankan bisnis bersama

Ada pasangan yang merintis bisnis bersama jauh sebelum menikah. Ketika menikah, besar kemungkinan bisnis tersebut akan tetap dijalankan. Perjanjian pranikah dibutuhkan untuk mengatur pembagian hasil apabila bisnis tidak berjalan sesuai yang diharapkan atau pernikahan berakhir.

4. Membesarkan anak-anak

Bukan hal yang aneh jika salah satu pihak akan berhenti bekerja setelah menikah karena fokus membesarkan anak-anak. Hal ini mungkin saja menimbulkan permasalahan saat perceraian terjadi. Sebab salah satu pihak akan tidak memilki pekerjaan yang membuatnya kesulitan membesarkan anak. Oleh karenanya, perjanjian pranikah diperlukan untuk mengatur tunjangan dan tanggung jawab keuangan hingga anak dewasa. Isi perjanjian juga bisa dimodifikasi tentang cara pengasuhan dan peran pasangan dalam membesarkan anak-anaknya kelak.

 Pernikahan

5. Utang piutang

Inilah hal yang tak kalah penting untuk diatur dalam perjanjian pranikah. Jika salah satu pihak memiliki banyak utang sebelum menikah, beberapa orang mungkin ada yang merasa kurang adil apabila ikut membantu melunasinya setelah menikah. Oleh karenanya, perjanjian pranikah dapat membantu melindungi pihak yang tidak berutang dan asetnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini