nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sering Muncul, Ketahui Penyebab dan Cara Atasi Jerawat di Dagu

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 02 Juli 2019 06:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 01 611 2073360 sering-muncul-ketahui-penyebab-dan-cara-atasi-jerawat-di-dagu-380okV0ktV.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Jerawat adalah salah satu masalah kulit di wajah yang umum terjadi pada remaja dan orang dewasa. Pada orang dewasa, biasanya jerawat muncul di daerah dagu. Meskipun tergolong hal yang wajar, tetap saja kemunculan jerawat terkadang bisa membuat kesal.

Kemunculan jerawat di dagu pada orang dewasa dilatarbelakangi oleh sejumlah faktor. Menurut ahli dermatologi bersertifikat di bidang laser, kosmetik, dan dermatologi bedah, Doris Day, jerawat pada orang dewasa biasanya disebabkan oleh pola hormon.

Contoh, saat seorang perempuan berhenti menggunakan kontrasepsi hormonal. Hal itu akan memengaruhi hormon di tubuhnya sehingga memicu jerawat. Atau bisa juga karena hormon yang berkembang setelah masa remaja.

 Jerawat

Jenis kulit seseorang juga turut memengaruhi munculnya jerawat. Doy menyarankan kepada orang dewasa yang memiliki masalah jerawat untuk berkonsultasi ke dokter kulit. Tujuannya untuk mencari tahu dan mendapatkan pemahaman lebih baik tentang jenis kulit secara spesifik serta reaksi terhadap kemunculan jerawat.

"Banyak perawatan yang bisa memunculkan jerawat, termasuk kontrasepsi hormonal, aldakton, dan obat topikal seperti benzoil peroksida, antibiotik topikal atau oral, serta retinoid. Bertemu dengan seorang ahli dapat memastikan obat yang tepat untuk kulit. Sebab jika hanya mencoba-coba bisa mengarah ke iritasi lebih lanjut,” ungkap Day seperti yang Okezone kutip dari Reader’s Digest, Selasa (2/7/2019).

 Makanan

Untuk menghilangkan jerawat hormonal seperti jerawat dagu, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Berdasarkan sejumlah penelitian, jerawat hormonal merupakan efek dari makanan, ketidakseimbangan hormon, dan berbagai jenis bakteri. Oleh karenanya, perawatan melalui nutrisi dan diet bisa turut berperan dalam mengatasi masalah jerawat.

“Beberapa penelitian menunjukkan asam lemak esensial seperti minyak ikan omega-3 dapat membantu menyeimbangkan minyak kulit dan meredakan jerawat. Sementara makanan tinggi glikemik seperti roti putih, keripik kentang, dan sereal sarapan manis dapat menyebabkan lebih banyak jerawat,” terang Day.

Sementara itu, ahli dermatologi spesialisasi peremajaan kulit, terapi laser mutakhir, dan dermatologi nutrisi, Whitney Bowe mengungkapkan untuk mengatasi jerawat hormonal bisa mengandalkan probiotik.

Sama seperti cara antibiotik memerangi jerawat, probiotik dapat membantu melawan serangga berbahaya yang memicu peradangan. Dirinya mengatakan saat ini para peneliti tengah mempelajari cara bakteri sehat dapat digunakan secara topikal pada kulit atau dikonsumsi secara oral untuk menghilangkan jerawat.

"Tips dari saya adalah berkeringat alias olahraga beberapa kali seminggu untuk mengurangi kadar kortisol. Kadar kortisol yang meningkat dapat memicu respons peradangan dalam tubuh yang dapat memperburuk pori-pori dan mendorong timbulnya jerawat,” tandas Bowe.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini