nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mewawancarai Pria yang Takut Banget dengan Hari Senin, seperti Ada Hantunya!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Senin 01 Juli 2019 14:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 01 612 2073145 mewawancarai-pria-yang-takut-banget-dengan-hari-senin-seperti-ada-hantunya-8Z7EtTPWmV.jpg Pria takut hari senin (Foto: Shapescale)

SIAPA di antara Anda yang benci dengan Senin? Hari itu dianggap menakutkan dan sangat tidak ingin ditemui. Namun, sikap ini kebanyakan orang dianggap berlebihan.

Tidak hanya itu, sikap seperti itu seharusnya tidak boleh ada dan aneh saja kalau ada yang benar-benar membenci Senin. Tapi, begitulah yang dialami Riro (nama samaran).

Ya, Riro adalah sebagian dari banyak orang yang takut menghadapi Senin. Pada Okezone, pria berusia 30 tahunan itu secara gamblang menceritakan kisahnya. Penasaran?

Dijelaskan Riro, kondisi ini sudah dia alami sejak 2014, momen pertama kalinya dia menginjakan kaki di Ibu kota. Riro menuturkan, kalau ibu kota seperti mengubah konsep berpikirnya dan sampai sekarang dia masih mengalami ketakutan akan Senin.

Ilustrasi monday madness

"Padahal, dulu pas di Bandung, aku nggak takut sama sekali dengan Senin. Aku pulang-pergi (PP) Garut-Bandung dan nggak pernah ngalamin perasaan kayak gini. Beneran, aku takut sama Senin, walau sekarang kadarnya nggak separah pertama kali datang ke Jakarta," ungkap Riro melalui sambungan telepon, Senin (1/7/2019).

Dia melanjutkan, Senin baginya itu seperti akan banyak kerjaan yang akan dihadapi, banyak deadline yang mesti diselesaikan, dan bakal banyak hambatan yang akan dialami. Di Senin itu seperti ada hantunya dan dia mengaku takut untuk menghadapi hari tersebut.

Padahal, dia sadar kalau apa yang bakal dikerjakannya di Senin, ya, sama saja seperti hari-hari lainnya. Tetap ada deadline, tetap ada tugas kantor, ya, daily activities banget. Tapi, entah kenapa perasaan itu selalu muncul.

"Mungkin, kalau aku mau berargumen terkait pemikiran aku sendiri, kenapa aku takut sama Senin, itu karena sebelumnya aku libur dan momen libur itu kayak direnggut sama si Senin," terangnya.

#Ini yang Dialami saat Minggu Malam Sebelum Senin

Monday madness

Sebagian dari Anda mungkin sekarang bertanya, memang perasaan takut tersebut seperti apa wujudnya?

Riro pun menjelaskan dengan cukup detail apa saja yang dia alami dan rasakan saat Minggu. Hal pertama yang akan terjadi ialah ketakutan itu sendiri. Kemudian, saat malam tiba, dirinya mengaku gelisah dan tidak bisa tidur.

"Jadi, sebelum tidur, aku akan banyak mikir tentang hari esok (Senin) dan biasanya mikir yang nggak-nggak. Entah nanti mikir bakal banyak banget kerjaan, ada tugas mendadak, deadline yang mesti dikerjain segera, ya, masalah seperti itu," kata Riro.

Pria itu juga mengatakan kalau dirinya akan tidur lebih malam dari jam tidur hariannya. Jadi, biasanya dia tidur pukul 10-12 malam, tetapi karena perasaan takut itu muncul, dia bisa tidur jam 2 pagi.

"Alhamdulillah-nya sih nggak sampai keringat malam dan bikin sakit kepala. Tapi, ya karena tidurnya lebih sedikit, besoknya rada lemes dan ngantuk, tapi nggak sampai mengganggu kerjaan di Senin-nya," tambahnya.

Lalu, apa yang dilakukan Riro meminimalisir rasa takut tersebut?


Pada Okezone, dia mengaku kalau tidak akan pernah menerima tidur siang di hari Minggu, tidak minum kafein sama sekali, dan menyibukkan diri sepanjang Minggu. Ini dilakukan agar tidurnya nyenyak menyambut Senin dan pemikiran akan rasa takut itu bisa dia minimalisir.

"Biasanya Minggu badannya dibikin capek, jadi malemnya ngantuk, kadang suka minum susu beruang dan madu juga biar nyenyak. Sesekali minum madu," ungkapnya.

Bahkan, dia mengaku pernah mengatasi masalah ini dengan mengonsumsi obat anti-mabuk perjalanan. Tapi, cara itu sudah dia lupakan jauh hari.

"Pas dicari tahu lebih lanjut, keseringan minum obat itu juga malah memperburuk depresinya. Jadi, aku nggak ngandelin obat itu lagi biar tidurnya nyenyak," pungkas Riro.

So, apa yang dialami Riro ini menjadi bukti nyata kalau ada orang di luar sana yang membenci Senin dan perasaan itu sampai memengaruhi kehidupannya. Apakah yang dialami Riro pernah Anda alami juga?

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini