Emak-Emak Masuk Masjid Bawa Anjing Diketahui Idap Skizofrenia Paranoid!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 02 Juli 2019 08:28 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 02 481 2073451 emak-emak-masuk-masjid-bawa-anjing-diketahui-idap-skizofrenia-paranoid-6XBpuhktg5.jpg Emak-Emak Masuk Masjid Bawa Anjing (Foto: Ist)

Kasus ini sudah di up oleh Christian Joshua Pale, salah seorang 'Dog Rescuer Indonesia'. Dan kerabat yang bersangkutan sudah menyatakan bahwa si ibu mengidap skizofernia paranoid. Ini sudah ditangani pihak berwajib dan sebaiknya tidak diperpanjang atau diprovokasi. Terima kasih.

Sebelumnya, muncul pernyataan resmi pihak keluarga si ibu di Instagram dam akun @christian_joshuapale yang membagikan statement pihak keluarga si ibu pembawa anjing ke masjid tersebut. Seperti ini bunyi pernyataannya;

Kami minta maaf kepada semua orang dan pihak yang tersakiti baik jasmani mau pun rohani oleh salah seorang keluarga kami. Tidak ada maksud sedikit pun untuk menyakiti teman-teman sekalian. Beliau bertingkah seperti itu karena mempunyai penyakit jiwa yakni schizophrenia paranoid, di mana penyakit tersebut membuat dia merasa selalu diikuti dan dijahati oleh pihak tertentu yang bahkan dia tidak bisa jelaskan.

Kami sudah membawa ke psikiater, tapi kemudian obat tersebut dibuang olehnya. Kami juga kesusahan untuk mencari orang atau suster yang dapat menjaganya. Kami tidak ada pikiran untuk menghina siapa pun, tidak peduli ras, suku, agama, dan lain-lainnya.

Kami minta maaf terutama kepada masyarakat Muslim yang kiranya tersakiti oleh kejadian ini dan kepada masyarakat semua. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kejadian ini sudah ditangani oleh Polres setempat dan dia.

Pernyataan tersebut kemudian menjawab juga kenapa sikap si ibu berbaju putih tersebut begitu agresif saat berada di dalam masjid. Terlihat juga di dalam video si ibu memberi penekanan pada jamaah masjid dengan tindakan fisik dan itu membuat jamaah juga melakukan pembelaan.

Semoga kasus ini bisa segera ditangai dan dihimbau kepada semua pihak untuk tidak memberikan argumen atau opini yang menyalahkan salah satu agama. Sebab, dikatakan di sana kalau kasus ini 'pure' terjadi karena masalah pribadi dan bukan karena si ibu merasa benci dengan agama Islam. Semoga kasus ini ditangai dengan bijak dan disikapi oleh masyarakat dengan pikiran terbuka.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini