nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3M Ingin Ubah Dunia lewat Daur Ulang Kertas

Advertorial, Jurnalis · Rabu 03 Juli 2019 16:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 03 612 2074164 3m-ingin-ubah-dunia-lewat-daur-ulang-kertas-BZn5e3pc1w.jpg Ilustrasi Sampah. (Foto: Okezone)

SETIAP hari, aktivitas kehidupan kita menghasilkan jutaan ton sampah. Planet Bumi tempat kita hidup ini setiap hari semakin tercemar dan makin tinggi tingkat polusinya. Maka, sudah saatnya bila kita juga harus memulai gerakan untuk mengurangi limbah sampah di sekitar kita.

Di Indonesia sendiri, pada tahun 2019 jumlah timbunan sampah secara nasional diperkirakan sebesar 175.000 ton per hari atau setara dengan 64 juta ton per tahun, dengan asumsi sampah yang dihasilkan setiap orang per hari sebesar 0,7 kg.

Jika dilihat dari komposisinya, jenis sampah kertas memiliki andil sebesar 10%. Karenanya, program daur-ulang kertas sebagai bentuk partisipasi kepedulian akan lingkungan hidup, sekaligus menjadi langkah untuk mendukung pendidikan anak-anak Indonesia pun terus dilakukan.

Kemudian hasil penjualan souvenir tersebut digunakan untuk dana bantuan beasiswa pendidikan.

Tahun ini, merupakan tahun kedua 3M Indonesia bekerja sama dengan Yayasan Nara Kreatif yang merupakan badan kewirausahaan sosial bergerak dalam pengolahan limbah perusahaan (green office) dan lembaga pendidikan (green education) yang menaungi anak jalanan.

Di sinilah dua ton limbah kertas yang dikumpulkan dari 3M Indonesia diolah menjadi kertas daur ulang dan di produksi menjadi souvenir seperti buku agenda, game board, dan produk lainnya untuk dijual kembali kepada perusahaan penyumbang kertas, yakni 3M Indonesia. Kemudian hasil penjualan souvenir tersebut digunakan untuk dana bantuan beasiswa pendidikan.

"Kami percaya bahwa pendidikan merupakan senjata yang mampu mengubah dunia," kata Managing Director 3M Indonesia, Sashidharan Sridharan.

Kegiatan ini merupakan salah satu program Coorporate Social Responsinility (CSR) 3M Indonesia untuk melestarikan alam secara berkelanjutan dan mengembangkan pendidikan anak di Indonesia. Setiap 15 kg kertas bekas yang terkumpul, dapat membiayai satu bulan biaya pendidikan satu anak selama satu tahun.

Sholih Abdulloh, salah satu anak penerima bantuan pendidikan 3M Indonesia mengungkapkan, beasiswa itu meningkatkan prestasi dan mendorong semangat dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan.

beasiswa itu meningkatkan prestasi dan mendorong semangat dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan.

Selama tahun 2018, 3M Indonesia telah memberikan manfaat kepada anak dan masyarakat Indonesia melalui berbagai program sosial seperti mendaur ulang sampah plastik maupun kertas dan beberapa program yang telah berjalan yakni aktivitas eksplorasi sains di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta (8 Oktober 2018).

Selain itu, ada program pembangunan instalasi air bersih di desa Situhiang, Leuwiliang, Bogor (24 Oktober 2018).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini