nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

6 Tips Menangkan Debat dari Teman yang Selalu Merasa Benar

Muhammad Nazri, Jurnalis · Kamis 04 Juli 2019 21:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 04 196 2074704 6-tips-menangkan-debat-dari-teman-yang-selalu-merasa-benar-nxt77QzMob.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Apakah Anda punya teman yang selalu merasa benar? Ya, tentu saja hal itu melelahkan. Pasalnya argumen yang Anda lontarkan pada mereka selalu saja ada balasannya. Hingga Anda skakmat, barulah dia akan berhenti membalas argumen Anda.

Sadarkah Anda teman yang cenderung merasa selalu benar itu karena ia sedang menutupi ketakutan akan kesalahan dia? Pada akhirnya, ketakutan itu mendorong ia untuk melakukan segala cara agar menang dalam setiap perdebatan.

Dua perempuan

Berikut enam tips saat menghadapi teman Anda yang selalu benar yang dilansir dari situs resmi Reader’s Digest:

1. Tetap teguh dan tetap tenang

Penting untuk menjaga kepercayaan diri Anda saat berdebat dengan orang yang selalu merasa benar. Dalam situasi seperti itu, emosi seringkali tidak bisa ditahan dan cenderung dipandang sebagai kelemahan dalam diri Anda. Orang yang merasa selalu benar akan sangat bangga karena bersikap menjadi sangat rasional. Bersikap teguh penting, tetapi menjaga emosi Anda tetap tenang juga lebih penting dalam situasi seperti ini.

2. Memberikan bukti di setiap ucapan Anda

Seseorang yang merasa dirinya selalu benar akan selalu berusaha untuk menyanggah omongan Anda. Pastikan setiap omongan yang Anda ucapkan memiliki bukti yang jelas. Hal tersebut akan membuat teman Anda kesusahan untuk menyanggah omongan Anda dan bisa menjadi pertahanan terbaik saat berdebat dengan mereka.

3. Fakta sebenarnya lebih baik daripada opini Anda

Opini itu baik, tetapi hal tersebut tidak berguna saat Anda berhadapan dengan orang yang merasa selalu benar. Meskipun opini yang Anda keluarkan itu benar, itu bukan teknik terbaik saat sedang berdebat dengan mereka. Cobalah keluarkan fakta-fakta yang tidak bisa disanggah, atau coba tanyakan fakta kepada lawan Anda atas argumen yang mereka keluarkan.

Mungkin dengan Anda menggunakan data yang kuat seperti data statistik atau studi kasus untuk memenangkan argumen Anda. Namun, tetap berhati-hati, walaupun dengan segudang data yang valid, lawan Anda tetap bisa merasa berada di puncak.

 Teman-teman

4. Hindari sarkasme

Sarkasme pada umumnya dianggap sebagai humor terendah dan sering digunakan untuk menyakiti atau menghina seseorang. Mungkin mudah menggunakan sarkasme saat Anda berdebat, tetapi hal itu tidak memperkuat Anda dalam perdebatan.

5. Pertimbangkan alternatif

Hanya karena lawan Anda selalu berpikir mereka benar, bukan berarti membuat Anda berpikir kalau mereka selalu salah. Bisa jadi, mereka berada di sisi yang benar. Pertimbangkan sudut pandang mereka sejenak. Mungkinkah mereka benar saat ini?

6. Mengalah

Berhenti dan keluarlah dari perdebatan. Simpan energi Anda dan pertahankan semua argumen Anda untuk lain waktu. Jangan merasa bodoh karena Anda kalah dalam perbedatan saat itu sekalipun Anda merasa masih memiliki argumen untuk disampaikan.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini