nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Strategi Kemenpar Hadapi Transformasi Tourism 4.0 agar Pariwisata Indonesia Mendunia

Pradita Ananda, Jurnalis · Kamis 04 Juli 2019 17:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 04 406 2074685 strategi-kemenpar-hadapi-transformasi-tourism-4-0-lNLAhdHxT2.jpg Strategi Kemenpar hadapi transformasi tourism 4.0 (Foto : @Kemenpar_RI/Twitter)

Di era 4.0 ini kita harus melek dengan yang namanya dunia digital. Untuk bisa sukses dan kompetitif, digital savy harus dibiasakan. Penerapan digital savy agar bisa lebih bersaing di dunia global ini juga berlaku di dunia pariwisata atau disebut tourism 4.0.

Tujuannya agar wisata Indonesia bisa berkembang lebih pesat dan dikenal di mata dunia. Apa strategi Kementerian Pariwisata (Kemenpar) agar Indonesia bisa bersaing dengan negara lain menghadapi tourism 4.0?

Untuk mencapai tujuan tersebut, Arief Yahya selaku Menteri Pariwisata Republik Indonesia mengungkapkan tengah mempersiapkan strategi besar untuk transformasi menuju tourism 4.0. Hal ini sebagai upaya pengembangan wisata di Indonesia agar lebih maju dan populer di kancah internasional, dengan fokus pada sektor sumber daya manusia.

Arief Yahya

(Foto : @Kemenpar_RI/Twitter)

"Kunci dalam grand strategi pariwisata era industri 4.0 (tourism 4.0) adalah Sumber Daya Manusia dan ini sebagaimana program yang ditetapkan Presiden Jokowi tahun ini yakni fokus pada SDM,” ujar Arief Yahya saat dijumpai Okezone, Kamis (4/7/2019) dalam acara “Siaran media Rakornas II Pariwisata” di Gedung Sapta Pesona, Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta.

Memfokuskan sektor pengembangan sumber daya manusi (SDM), diketahui ada empat tema besar yang dipersiapkan. Strategi besar tersebut meliputi Strategic Theme: Wonderful Indonesia Digital Tourism 4.0, Strategic Imperatives for Transforming Tourism HR to Win Global Competition in Industry 4.0, 5 Technology Enabler, 9 Key Initiatives for Discipline Executions, dan yang kelima yakni Pentahelix Collaboration Approach.

Tidak hanya melalui penerapan strategi besar, peningkatan sumber daya manusia ini di sisi lain juga bisa dilakukan penerapan program transformasi SDM pariwisata pada 5 unsur pentahelix. Yaitu pihak akademisi seperti para mahasiswa sekolah pariwisata, para pelaku industri wisata, pemerintah, komunitas, dan media. untuk menuju industri pariwisata Indonesia yang berkelas dunia.

era digital

(Foto : @Kemenpar_RI/Twitter)

Dalam kesempatan yang sama, Arief menekankan bahwa kenapa sekarang titik fokus lebih dahulu ditempatkan pada sektor sumber daya manusia. Sebab pada kenyataannya di lapangan, pelaku industri lah yang belum memiliki kesiapan menghadapi dunia digital.

“Kalau sekarang kita fokus di digital apa yang harus dimulai terlebih dahulu atau porsinya yang lebih besar skillnya. Misal lebih ke soal pola pikir, lebih ke kulturnya, pokoknya nanti diajarin praktis. Waktu kemarin saya dapat pertanyaan, perlukah masuk ke travel online? Nah ada pertanyaan ini kan indikasi kalau ada ketidaksiapan, padahal industrinya sendiri sudah siap,” pungkas Arief Yahya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini