Punya Gaji 2 Digit Sebelum Usia 23 Tahun, Kisah Netizen Ini Langsung Viral!

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Jum'at 05 Juli 2019 13:00 WIB
https: img.okezone.com content 2019 07 05 196 2074984 punya-gaji-2-digit-sebelum-usia-23-tahun-kisah-netizen-ini-langsung-viral-1ARA1nMLk9.jpg Usia dengan Penghasilan 23 juta (Foto: Twitter)

SALAH satu tolak ukur keberhasilan dalam hidup adalah punya uang banyak, bukan begitu? Hal itu ternyata bisa Anda rasakan sebelum memasuki usia dewasa dan netizen ini membuktikannya!

Ya, dalam pengakuannya di Twitter, akun @jackjackparrr berhasil mendapatkan  gaji dua digit sebelum berusia 23 tahun. Usia yang banyak orang anggap sebagai momen transisi dari masa kuliah menuju dunia karier.

So, bagaimana netizen ini mendapatkan gaji dua digit di usianya yang masih muda? Okezone coba menceritakan ulang kisah ini yang sudah disukai 13 ribu netizen, berikut ulasannya

Netizen ini ternyata memiliki masa lalu yang kurang beruntung. Dia dikatakan sebagai lulusan SMK Jurusan Elektro. Namun, orangtuanya meminta dia melanjutkan pendidikan ke universitas negeri di Semarang. Padahal, dia berharap bisa bekerja pasca lulus dari SMK.

Singkat cerita, dia dinyatakan tak lulus perguruan tinggi di Semarang tersebut, padahal sudah banyak bank soal yang dia beli, ujian try out pun tak lupa dia jajal. Tapi, nasib berkata lain, akhirnya dia masuk perguruan tinggi swasta di Yogyakarta.

"Di momen itu gua kecewa banget sama diri sendiri dan kesal sama Tuhan kenapa tidak diterima. Tapi, karena kejadian itu juga akhirnya gua bisa begitu dekat dengan Tuhan," terangnya.

Ya, karena harapan besar bisa masuk perguruan tinggi negeri, akhirnya dia tak pernah lepas dari solat 5 waktu. Satu waktu tak dikerjakan, @jackjackparrr merasa ada yang hilang dalam dirinya.

Bagaimana dia hidup di Yogyakarta?

Netizen ini mengaku kalau dirinya banting tulang. Selagi menjalani perkuliahan, dia cari kerjaan sampingan. Bekerja di toko kebutuhan harian jadi pilihannya. Gaji pertamanya kala itu Rp 500 ribu.

Kehidupannya berlanjut, dia pun mengaku pernah menjadi waiters dan tukang cuci piring. Pekerjaan ini dia lakoni hanya 4 bulan. Lanjut, dia juga pernah bekerja di salah satu toko di mall, sebagai waiters.

Namun, karena pihak toko tahu dia bisa komputer, akhirnya dia diangkat jadi admin. Pelatihan tingkat nasional pun dia dapatkan dan cobaan pun datang. Admin lama merasa itu semua tak adil dan begitulah hidup. Ada pro dan kontra.

Zona nyaman dia rasakan dan di posisi itu akhirnya datang kesempatan baru. Dia tahu ada casting main film di Jakarta. Diambil lah kesempatan tersebut! Tapi mau tahu fase selanjutnya? Dia dibohongin!

Frustasi mungkin kata yang tak ada di pikirannya saat itu. Hidup harus berjalan dan dia pun ke Karawang untuk menjadi pekerja buruh pabrik. Pekerjaan yang terbilang berat pun tak bisa dia atasi, 2 bulan dia bekerja di sana.

Tuhan punya jalan-Nya sendiri. Tiba-tiba orang yang ngajak casting ngasih kerjaan menjadi pembuat konten Instagram. Dia setuju dengan pekerjaan tersebut, demi hidup dan kuliahnya.

Netizen ini mengaku kalau dirinya tak punya kemampuan apa pun dan pekerjaan itu mesti dia kuasai dengan belajar sendiri. Satu tahun menjalani pekerjaan itu, membuat @jackjackparrr punya ilmu di bidang desain grafis. Dia pun kemudian memutuskan untuk resign.

Singkat cerita, netizen ini kemudian mengetahui kalau Chandraliow sedang nyari pendukung video clip lagu pertamanya. Dia pun langsung menyobanya dan Alhamdulillah lolos. Di momen itu, dia akhirnya bisa bertemu dengan banyak prang hebat dan satu frekuensi dengannya.

Masuk Komunitas Youtube dan Banyak Hal Baru di Sana

Hal-hal baru seperti ikut showcase Youtube dan ikut Youtube Rewind 2016 dia rasakan dan sekali lagi tanpa punya akun Youtube! Dia juga mengaku sering ikut kuis dan yang paling berkesan dia berhasil nonton Coldplay di Bangkok, Thailand. Kebetulan bersama dengan Chandraliow juga.

Dunia ini memberinya banyak hal baru. Ada kenalan orang hebat, ilmu yang luar biasa, dan dapat 'taste' dari orang-orang yang menurutnya satu frekuensi. Itu semua membentuk pribadi baru dalam dirinya.

Portofolio yang terbilang oke karena banyak menangin lomba video, membuat dia akhirnya berani untuk membuat sistem. Menurut penjelasannya, sistem tersebut mirip Goj*k, bedanya jasa yang diberikan. Sistem yang dia ciptakan menawarkan jasa di bidang kreatif, seperti edit foto atau video atau logo atau web, dan banyak lagi.

Dengan terbentuknya sistem itu, dia perlu bantuan orang lain dan diajaklah teman-temannya yang lain buat ikut bantu proyeknya ini.

"Gue mau berbagi rezeki dengan memberdayakan teman sendiri. Gue punya pandangan, kamu nggak perlu pintar, kamu cukup mempekerjakan orang pintar dan memastikan mereka bekerja baik," katanya.

Bagaimana dia mendapatkan klien? Netizen ini menjelaskan kalau dia mencari di iklan dan kenalan. Dia juga menyatakan, jangan ragu untuk mengeluarkan uang buat promosi atau iklan, dan perlakukan semua klien sama, karena akan memberi kesan positif.

Selain mengelola sistem bidang kreatif, netizen ini ternyata punya pekerjaan lain dan itu adalah videografer dan editor video youtuber atau influencer. Pekerjaan itu dia seriusin karena kemampuan dirinya ada di sana.

Sambil menyelam minum air. Pribahasa itu mungkin tepat diberikan netizen yang satu ini. Sebab, selagi menjalani pekerjaan dengan youtuber atau influencer, dia manfaatkan kesempatan itu untuk kenal dengan banyak orang. Itu juga dia lakukan sebagai upaya menambah ilmu baru dalam hidupnya.

Namun, ada risiko yang mesti dia tanggung. Ya, kuliahnya yang sudah masuk semester akhir mengharuskan dia fokus ke kuliah dan itu kenapa akhirnya dia kini meninggalkan sejenak pekerjaan sebagai videografer youtuber dengan jumlah subscriber terbanyak se-ASEAN.

Dia coba fokus ke freelancer dan pekerjaan yang tidak begitu menggangu kuliahnya. Lalu, bagaimana dengan 'sistem' yang dia kelola? Netizen ini menjelaskan, kalau memang nggak bisa handle sama sekali, permintaan klien akan dia alihkan ke temannya dan bagi hasil jadi solusi terbaik.

So, berapa memang gaji @jackjackparrr di usianya yang belum 23 tahun?

Dari 'sistem' yang dia kelola, penghasilan yang diterima sekitar Rp 3-7 juta per bulan. Bahkan, kalau proyeknya lumayan besar, dia pernah mendapat Rp 30 juta!

Lalu, freelancer 'remote' sebagai videografer dan editor video yang dia tekuni pun memberi gaji sekitar Rp 8 juta per bulan.

"Intinya, jangan pernah capek buat belajar, jangan pernah malas ketemu orang baru, karena setiap orang punya ilmu yang berbeda-beda. Ingat, kemampuan bisa diasah. Ketika kamu punya attitude baik, semua orang akan senang sama kamu. Semangat," tulisnya sebagia penutup cerita.

So, berapa memang gaji @jackjackparrr di usianya yang belum 23 tahun?

Dari 'sistem' yang dia kelola, penghasilan yang diterima sekitar Rp 3-7 juta per bulan. Bahkan, kalau proyeknya lumayan besar, dia pernah mendapat Rp 30 juta!

Lalu, freelancer 'remote' sebagai videografer dan editor video yang dia tekuni pun memberi gaji sekitar Rp 8 juta per bulan.

"Intinya, jangan pernah capek buat belajar, jangan pernah malas ketemu orang baru, karena setiap orang punya ilmu yang berbeda-beda. Ingat, kemampuan bisa diasah. Ketika kamu punya attitude baik, semua orang akan senang sama kamu. Semangat," tulisnya sebagia penutup cerita.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini