nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Makna One Night Stand Menurut Anak Milenial, Selalu Negatif?

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Minggu 07 Juli 2019 00:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 06 196 2075541 makna-one-night-stand-menurut-anak-milenial-selalu-negatif-MjhiAjHdd2.jpg Ilustrasi cinta satu malam (Foto : Independent)

Kalian anak milenial tahu lagu "Cinta Satu Malam" yang dibawakan Pedangdut Melinda? Lagu ini sempat booming pada 2009 karena lirik dan judulnya yang menggelitik.

Jika melihat lirik lagunya, milenial akan paham kalau lagu tersebut menjelaskan bagaimana hubungan "satu malam" yang begitu indah dan tak ingin dilupakan. Seperti ini liriknya;

Melihat fenomena "cinta satu malam" atau one night stand yang makin familiar di telinga, Okezone coba menanyakan beberapa anak milenial terkait pandangan mereka mengenai konsep hubungan seperti ini.

aplikasi pacaran

Pertanyaan diajukan di Instagram penulis @piilus dan berikut beberapa jawaban yang masuk terkait pertanyaan itu. Penasaran?

"Berdiri semaleman? Capek atuhlah," kata @indahmswinata

"Sudah menjadi sesuatu yang lumrah di kaum urban. Pelakunya juga dari berbagai kalangan tua atau muda dan berkeluarga atau single. Aku tidak menganut 'one night stand', tapi memilih tidak judge mereka yang melakukannya. Kan dosa masing-masing hihi," terang @icasyahputri

"Kalau 'both are conscious' dengan apa yang bakal mereka lakuin, ya, 'go on'. Tapi, no baper baper, lah dan harus ada persetujuan sebelum bobo-bobo manja hahaha. Kalau 'both are mature enough' mah seharusnya sudah paham lah, ya. Jangan lupa selalu periksa kesehatan reproduksi sebelum atau sesudah 'one night stand' (ONS). Jangan sampai dapat 'hadiah' gonorrhea abis itu WKWK. Pernyataan ini bukan berarti aku 'agree' dengan ONS. Cuma mikir, kalau sudah besar, kan sudah bisa mikir mana yang baik baut dirinya, mana yang tidak baik. 'I'm not judging anyway, toh hidup-hidup dia. Asal jangan pas kelar itu nangis-nangis minta dinikahin," terang @zizuu__

"'I'm fine with it'. Seks itu suka sama suka kedua belah pihak. For fun? It's oke. 'Everyone has their own needs and interest.' Malah, siapa tahu berkat ONS, jadi ketemu jodohnya di situ. We'll never know the secrets of life, yekaaaan?" ungkap salah satu milenial @itspradytaa

Sementara itu, @mhrdhikap memiliki penjelasan yang lebih lengkap mengenai ONS. Seperti apa?

ONS itu suatu istilah pada paradigma berpikir masyarakat yang kental dengan hubungan seks sama seseorang, tanpa ikatan, terjalin rata-rata tanpa disengaja, tapi nggak ada lanjutan relationship setelahnya. Otomatis nggak ada hati di dalamnya 'after sex' dan risk-nya itu loh yang jarang orang paham!

Kalau bicara sensasi, ONS buat gue ada ruang tersendiri. Sulit buat dilupain. Bukan hanya karena nikmatnya, tapi pengalaman konyol di dalamnya yang kadang brengsek banget buat nggak dibahas. Tapi atas dasar nama profesionalitas, harusnya seorang yang melakukan ONS dengan orang lain itu nggak boleh bocor. Nggak norak.

pasutri cape

Intinya ONS itu menekankan pada sensasi yang nyata pasti dialamin sama setiap pelakunya. Entah dari sisi kacamata cewek, maupun cowok. ONS pasti punya kesan.

Lalu bagaimana dengan pengaman? 80 persen gue yakin pelaku ONS yang 'real doing ONS' melakukannya 'without condom'. Dari sisi kesehatan dan risiko hamil, tentunya berbahaya dan ada banget risiko lainnya dari perbuatan semacam itu.

Last, even gue tau sensasi ONS itu menyenangkan dan gila banget rasanya, gue nggak merekomendasikan kepada orang yang baru kenal seks. Sebab, di balik keseruannya, risk-nya juga gede banget!

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini