nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Infrastruktur Membaik, Menpar Arief Yahya: Tren Wisata Overland Akan Kembali Booming

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Sabtu 06 Juli 2019 11:05 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 06 406 2075383 infrastruktur-membaik-menpar-arief-yahya-tren-wisata-overland-akan-kembali-booming-ITRCpiCU6t.jpeg Menpar Arief Yahya nilai tren wisata overland akan kembali booming (Foto : Dimas/Okezone)

Pemerintah terus melakukan pembangunan Infrastruktur sebagai penunjang pariwisata. Menteri Pariwisata Arief Yahya pun semakin yakin bahwa dalam beberapa tahun ke depan tren wisata overland akan mulai digemari wisatawan Nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman).

Arief Yahya mengatakan ada beberapa kebetulan yang memungkinkan hal tersebut terjadi. Terlebih setelah diresmikannya Tol Trans Jawa pada Desember 2018. 

"Mungkin sudah takdirnya begitu. Katakanlah Tol Trans Sumatera dan Trans Jawa sudah rampung, pintu keluarnya itu benar-benar di depan Pelabuhan Bakauheni dan Merak," terang Menteri Arief Yahya saat ditemui di Pelabuhan Merak, Banten, Jawa Barat, Jumat 5 Juli 2019.

Arief Yahya sibuk

Tidak hanya itu, dengan melambungnya harga tiket pesawat, sebagian besar wisatawan tentunya akan mencari transportasi alternatif dengan harga yang lebih terjangkau.

Alhasil, konsep wisata overland yang dulu menjadi pilihan utama wisnus dan wisman pun akan kembali booming. Bedanya, sekarang durasi perjalanan tidak akan terlalu menguras waktu mengingat sudah banyak sekali infrastruktur pendukung yang telah disediakan pemerintah dan para stakeholders.

"Sekarang dari Jakarta ke sini (Pelabuhan Merak) hanya 2 jam, menyeberang ke Bakauheni 1 jam. Terus dari Bakauheni ke Bandar Lampun cuma 1 jam. Dengan durasi waktu tersebut kita sudah bisa menikmati atraksi wisata yang berbeda. Menurut saya ini akan sangat bagus," terang Arief Yahya.

Arief menambahkan, sekarang bagaimana para stakeholders dan pihak terkait berkolaborasi untuk menyediakan atraksi-atraksi baru yang bisa menarik wisatawan.

Misalnya Pelabuhan Merak yang digadang-gadang memiliki luas lebih dari 70 hektar, bisa dibangun atraksi dengan konsep tourism resort.

Arief Yahya keren

"Di sini sudah ada mal, tanahnya cukup luas jadikan saja pusat wisata berbasis tourism resort. Tidak perlu bangun sendiri. Teman-teman ASDP tidak perlu khawatir karena banyak sekali partner untuk membangun tourism resort di sini," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini