nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Alta Lauren Gunawan, Wanita Berdarah Indonesia Pengawal Donald Trump

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Sabtu 06 Juli 2019 03:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 06 612 2075321 mengenal-alta-lauren-gunawan-wanita-berdarah-indonesia-pengawal-donald-trump-KMzrKfFzkN.jpg Pengawal Presiden Amerika Serikat Donald Trump

ALTA Lauren Gunawan berhasil menarik perhatian masyarakat Indonesia, setelah kisahnya viral di berbagai media internasional.

Seperti yang dilaporkan oleh NBC News, wanita berusia 30 tahun itu dipercaya menjadi bagian dari tim elit Secret Service yang bertugas mengawal rombongan mobil Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Menariknya, Alta Lauren Gunawan dinobatkan sebagai petugas wanita pertama yang masuk dalam keanggotaan United States Secret Service Motorcade Division’s. Divisi ini memang dikenal ketat dalam menerima anggota baru.

Pengawal Donald Trump

Namun beruntung bagi Alta, ia berhasil terpilih dan masuk dalam keanggotaan tetap divisi tersebut yang berjumlah 14 orang. Fakta menarik lainnya, Alta juga menjadi petugas berdarah Asia Amerika pertama.

"Bapak saya 100 persen asli Indonesia. Ibu saya juga berdarah campuran. Terlahir di lingkungan keluarga yang beragam itu sangat luar biasa. Saya bangga menjadi orang berdarah Asia Amerika," kata Alta Lauren Gunawan.

Sekadar informasi, populasi penduduk berdarah Asia di Amerika memang tengah mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pada 2000 lalu, hanya ada sekira 8 juta penduduk berdarah Asia di Negeri Paman Sam itu.

Sekarang, jumlahnya sudah mencapai lebih dari 20.4 juta, berdasar data yang dikeluarkan oleh Pew Research Center pada 2015 silam. Lauren mengaku jatuh cinta pada kendaraan roda dua sejak dirinya masih remaja.

"Pada saat itu temanku sudah banyak yang memiliki motor, aku juga tidak mau ketinggalan. Akhirnya aku memutuskan membeli motor bekas dari salah satu temanku," ungkapnya.

Meski dari segi etnis Alta mengatakan tidak menghadapi kendala yang berarti, namun menjadi satu-satunya wanita dalam tugas ini merupakan tantangan besar baginya. Terutama saat ia harus menaiki motor berukuran besar, sekaligus bertanggung jawab bila kendara roda dua itu tiba-tiba mogok atau mengalami kerusakan.

Bayangkan saja, dengan tinggi 162 cm, Alta Lauren harus mengendarai kendaran bermotor yang beratnya 7 kali lipat dari berat badannya sendiri.

“Menjadi seorang wanita di sebuah pekerjaan yang didominasi kaum pria itu sangat berat. Anda harus bisa melakukan apa yang mereka bisa," tambahnya.

Untuk menjalani tugas sebagai anggota Secret Service, Alta Lauren harus menjalani masa pelatihan selama kurang lebih dua pekan. Pasalnya, saat melakukan iring-iringan, Alta tidak hanya sekadar mengendari motor, tetapi harus mengawasi kondisi di sekitar seperti para pejalan kaki, pengendara sepeda, atau ancaman tak terduga.

"Saya benar-benar berjuang dengan motor itu lebih dari yang saya bayangkan. Pelatihan ini juga menempa mental dan fisik saya menjadi lebih tangguh. Saya benar-benar kelelahan tapi juga merasa puas," ujarnya.

Setelah dipercaya menjadi garis pertahanan pertama bagi Presiden AS, wakil presiden, pekabat asing ketika mereka berpergian, ia mengaku senang dan bangga bisa mengemban tugas tersebut.

"Ini benar-benar suatu kehormatan ketika saya dipercaya menjaga keselamatan presiden. Tidak banyak orang yang bisa merasakannya, tetapi pekerjaan ini benar-benar membutuhkan banyak kekuatan dan tanggung jawab," pungkasnya.

Daniel Chearney, selaku wakil kepala Foreign Missions Branch mengaku bangga telah memilih Lauren ke dalam divisi mereka. "Etika kerja dan pengabdiannya sangat luar biasa. Kami tidak sabar melihat apalagi yang bisa dia capai," kata Daniel.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini