nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Festival Tasikardi 2019, Upaya Pemda Promosikan Wisata Serang

Risna Nur Rahayu, Jurnalis · Minggu 07 Juli 2019 12:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 07 406 2075676 festival-tasikardi-2019-upaya-pemda-promosikan-wisata-serang-R2acmCyY7G.jpg Ilustrai traveller (Foto: Pexels.com)

SERANG - Kabupaten Serang, Banten memiliki banyak destinasi wisata, meliputi wisata bahari, sejarah, kuliner, hingga danau. Untuk wisata terakhir, banyak orang di luar wilayah Banten yang belum kenal dengan tempat ini, yaitu Danau Tasikardi di Desa Margasana, Kecamatan Kramatwatu.

Danau Tasikardi sejatinya tempat wisata yang kaya akan nilai sejarah. Danau ini merupakan danau buatan yang dibuat masa pemerintahan Penembahan Maulana Yusuf, Sultan Banten ke-2 yang bertahta selama 10 tahun sejak 1570 hingga 1580 Masehi. Hingga saat ini, di sekitar danau masih banyak peninggalan- Kesultanan Banten, seperti kolam penampungan air, pendopo, dan kamar mandi keluarga kesultanan. Semua itu dijaga oleh pemda sebagai cagar budaya.

Danau Tasikardi dulunya memiliki peran ganda, yakni sebagai tempat peristirahatan kelurga Sultan Banten, sumber air keraton dan masyarakat, sekaligus sebagai tempat penampungan air dari Sungai Cibanten untuk dialirkan ke persawahan.

Untuk memperkenalkan Danau Tasikardi ke khalayak sebagai destinasi wisata, Pemkab Serang akan menggelar Festival Tasikardi 2019 pada 24 Agustus 2019. Danau Tasikardi memang layak masuk sebagai wisata andalan, selain bernilai sejarah, tempat ini menghadirkan pemandangan ciamik. Luas danaunya mencapai 5 haktare dan lingkungannya cukup asri karena dikelilingi pepohonan.

Tasikardi 

Danau Tasikardi masuk dalam cagar budaya Baten Lama bersama Masjid Agung Banten, Keraton Surosowan, Keraton Kaibon, Pasar Lama Serang, Benteng Speelwijk dan Vihara Avalokitesvara.

Pemkab Serang menggandeng komunitas Jurnalis Mancing Indonesia (JMI) dalam menyelenggarakan Festival Tasikardi 2019. Acara di dalamnya meliputi lomba dan kegiatan sosial. Untuk lomba di antaranya lomba memasak kuliner khas Serang, pencak silat, lomba memancing, dan lomba foto dan vlog. Sedangkan untuk kegiatan sosial di Festival Danau Tasikardi 2019 meliputi, kegiatan bersih lingkungan, donor darah, pendirian taman bacaan untuk masyarakat sekitar danau, dan lainnya.

"Tasikardi merupakan salah satu destinasi wisata bersejarah di Kabupaten Serang yang harus dipromosikan dan dikelola secara baik," ujar Ketua Panitia Festival Tasikardi dari JMI, Yohanes Odja.

Lomba Foto dan Vlog Strageti Promosi Wisata Banten

Lomba foto dan vlog bertema Pesona Kabupaten Serang menjadi bagian dari Festival Danau Tasikardi 2019. Yohanes Odja menjelaskan, lomba ini bertujuan memberitahu khalayak bahwa Serang memiliki banyak tempat wisata menarik.

Selain Tasikardi dan beragam pantai, Kabupaten Serang memiliki Pulau Tunda yang panoramanya begitu indah dan alami. Pulau ini tak hanya untuk berwisata snorkeling maupun diving, juga menjadi spot memancing idaman karena keragaman ikan di dalamnya.

Odja berharap, lomba foto dan vlog Pesona Kabupaten Serang selama 1 bulan, dari 11 Juli hingga 11 Agustus 2019, memberi dampak positif bagi pariwisata Kabupaten Serang. Dengan demikian, perekonomian masyarakat Kabupaten Serang yang menggantungkan hidup dari sektor pariwisata pun ikut terangkat.

"Untuk teknisnya lomba foto diupload ke akun Instagram dengan me-mantion akun resmi @festivaltasikardi2019, @jurnalismancingindonesia, dan @kabserang. Sertakan juga hastag #lombafotofestivaltasikardi2019 #seranggawe #funtasticserang #festivaltasikardi2019 dan #pesonakabupatenserang. Sedangkan untuk lomba vlog, durasi video 2 sampai 5 menit dengan jumlah peserta satu tim paling banyak 4 orang. Karya video selanjutnya diunggah di akun youtube dengan hastag #lombavlogfestivaltasikardi2019. Satu tim boleh mengirimkan maksimal 3 materi video berbeda-beda," pugkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini