nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Kanker Paru, Penyakit Mematikan yang Renggut Nyawa Sutopo Purwo Nugroho

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Minggu 07 Juli 2019 20:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 07 07 481 2075783 mengenal-kanker-paru-penyakit-mematikan-yang-renggut-nyawa-sutopo-purwo-nugroho-NIQ0wqYiXf.jpg Sutopo dan kedua orangtuanya (Foto: Sutopo_PN/Twitter)

Sutopo Purwo Nugroho mengembuskan napas terakhir karena penyakit kanker paru-paru stadium 4B. Kematiannya menyisakan kesedihan untuk banyak orang, termasuk bangsa ini.

Sutopo meninggal dunia saat dalam perawatan penyakit kankernya di salah satu rumah sakit yang ada di Guangzhou, China. Sutopo dikabarkan meninggal pada sekitar pukul 02.00 waktu Guangzhou atau pukul 01.00 WIB.

Almarhum akan dimakamkan di kampung halamannya di Boyolali. Persiapan pemakaman pun tengah dilakukan, karena rencananya besok, Senin (8/7/2019), jenazah akan dikembumikan.

 Laki-laki berbaju hitam

Terlepas dari kabar duka ini, Okezone coba menanyakan pada Dokter Spesialis Paru dr. Elisna Syahrudin, Sp.P, terkait penyebab seseorang bisa terserang kanker paru-paru dan kenapa almarhum Sutopo baru didiagnosa setelah kankernya telah menyebar ke organ tubuh lain.

Dokter Elisna menjelaskan, untuk penyebab pasti kanker paru-paru sampai saat ini belum diketahui, tetapi setiap orang punya risiko untuk kena kanker paru dan akan meningkat jika punya faktor risiko.

Faktor risiko ini antara lain paparan asap rokok (perokok aktif maupun pasif), punya riwayat kanker lain sebelumnya, punya riwayat kanker di keluarga, lingkungan hidup yang mengandung banyak zat karsinogen, dan banyak lainnya.

"Mereka yang punya faktor risiko ini wajib melakukan pemeriksaan rutin untuk dapat menentukan dalam fase awal penyakit," terangnya saat diwawancarai Okezone melalui pesan singkat, Minggu (7/7/2019).

Dokter Elisna melanjutkan, jika kita bicara mengenai gejala, dia memastikan tidak ada gejala spesifik yang bakal dirasakan penderita kanker paru-paru. Namun, Anda bisa memahami kanker ini sama dengan penyakit paru lainnya.

Jadi, Anda akan mengalami batuk, sesak napas, atau nyeri dada yang tak kunjung sembuh dengan berbagai pengobatan. Apalagi jika seseorang yang punya gejala ini juga masuk dalam golongan orang yang memiliki faktor risiko.

Kenapa diagnosa Sutopo langsung menyatakan kanker paru stadium 4? Mungkin sudah banyak dari Anda yang paham dengan diagnosa. Semakin dini dideteksi, maka penyembuhan pun akan lebih besar kemungkinan keberhasilannya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini