nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jangan Lakukan Body Shaming pada Dirimu Sendiri!

Agregasi KR Jogja, Jurnalis · Senin 08 Juli 2019 14:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 08 196 2076078 jangan-lakukan-body-shaming-pada-dirimu-sendiri-iRTfli78X8.jpg Peremuan kadang merasa sedih saat tak puas dengan tubuhnya karena body shaming (Foto: Pixabay)

Bulliying atau perundungan adalah bentuk penganiayaan secara psikologis atau fisik yang disebabkan oleh kurangnya rasa empati terhadap orang lain biasa disebut body shaming.

Fenomena yang memprihatinkan di tengah pergaulan remaja sampai saat ini banyak kasus bullying yang perlu mendapat perhatian serius. Definisi bullying sendiri masih abu-abu bagi banyak orang. Berkaitan dengan perilaku, bukan melihat perilaku dari akarnya atau dari gejalanya, harus dilihat dari semua aspek.

 berkaca

(Foto: TFIL)

"Jadi bully belum tentu dari luar saja, kita tahu seseorang melakukan bully ke seseorang berkaitan dengan bentuk tubuh atau body shaming misalnya. Tanpa sadar kita juga melakukan body shaming ke diri kita ketika berkaca, kok aku kurus, tidak tinggi. Itu artinya melakukan body shaming pada diri sendiri," kata Psikolog Artha Sekartaji dalam acara fashion talk show dan fashion show #bodyshaming di Ambarrukmo Plaza, Minggu (7/7/19).

Menurutnya, fenomena bully sejatinya berkaitan dengan body shaming. Kasus body shaming tak lepas dari media sosial. Sulit untuk dihindari namun sikapi dengan bijak.

"Seperti di media sosial, komen bentuk tubuh, eh kok kamu hitam sih sekarang, kok kamu kurusan sekarang, tak sadar body shaming. Orang yang dikomen bisa stres loh itu," jelasnya.

Seseorang yang punya karakter melankolis, bisa sangat mengena jika mengalami body shaming. Apalagi punya sejarah masa lalu yang kurang menyenangkan dalam hidupnya, biasanya bisa cepat sekali terganggu dengan stimulus body shaming meskipun sesimple itu.

Untuk menghindari body shaming pada orang lain dan diri sendiri, ada sebuah metode yang bisa diterapkan di rumah berkaitan dengan mencintai diri selama 21 hari. Sistem alam bawah sadar selama 21 hari akan menjadi perilaku otomatis.

"Misal di rumah setiap pagi bercermin mengucap saya cantik, saya bahagia, lalu tersenyum kepada diri sendiri di cermin. Treatment simpel bisa dicoba di rumah. Katakan how beautiful i am," pungkasnya.

Metode ini dilakukan untuk lebih menghargai dan mencintai diri sendiri. Siapa lagi yang bisa mencintai kita, kalau bukan diri sendiri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini