nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bahaya di Balik Lezatnya Makan Mi Ayam Setiap Hari

Santi Siera, Jurnalis · Senin 08 Juli 2019 15:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 07 08 298 2076045 bahaya-di-balik-lezatnya-makan-mi-ayam-setiap-hari-sbLwFJoJEB.jpg Apa dampaknya jika makan mi ayam setiap hari?

MI ayam adalah salah satu makanan khas Indonesia yang cukup banyak penggemarnya. Selain cita rasanya yang lezat, sesuai dengan lidah kebanyakan orang Indonesia, mi ayam juga paling mudah didapatkan.

Dengan mudah, kita bisa menemukan gerobak penjaja mi ayam di berbagai tempat. Bahkan cita rasa yang ditawarkan setiap penjual mi ayam pun berbeda-beda, sehingga enggak heran banyak di antara kita yang tidak pernah bosan mencoba beragam mi ayam dari berbagai tempat.

Nah masalahnya, apakah makan mi ayam setiap hari atau terlalu sering dapat memicu bahaya atau masalah bagi kesehatan tubuh? Nah, mari kita telaah lebih dulu tentang jenis mi yang dipakai dalam mi ayam.

 Jenis mi

Bicara soal jenis mi yang dipakai dalam mi ayam, memang sebagian besar penjual mi ayam memakai mi basah. Jenis mi basah ini tentu saja aman bagi kesehatan. Namun masalahnya, hingga kini masih ada produsen mi basah yang mencampurkan bahan kimia berbahaya yaitu formalin, coustic soda atau pengawet lain ke dalam adonan.

Bila dilihat tampilan selintas mi berformalin memang tampak sama dengan mi yang berbahan alami. Jadi tak ada salahnya jika mulai sekarang Anda mulai cermat dan teliti saat membeli mi basah atau mi segar di pasar tradisional maupun pasar swalayan.

Formaldehida atau formalin merupakan bahan kimia yang dapat membasmi bakteri atau berfungsi sebagai disinfektan. Bahan kimia ini juga berfungsi mengawetkan dan mengeringkan kulit. Sedangkan coustic soda dipakai sebagai bahan campuran pembersih toilet dan akan menjadi panas jika terkena air.

 Mi

Bahan-bahan tersebut bukan merupakan bahan aditif untuk makanan tetapi untuk industri. Jika dikonsumsi manusia tentunya akan membawa dampak buruk pada kesehatan. Mulai dari gangguan ringan hingga penyakit serius seperti ginjal, kanker, dan lain-lain.

Jika Okezoners ingin mendapatkan mi basah yang bebas bahan pengawet, adalah dengan membuatnya sendiri. Namun, jika Anda harus membeli mi basah untuk dibuat menjadi mi ayam ada beberapa hal yang perlu dicermati.

Berikut ini ciri-ciri mi segar atau mi basah yang mengandung bahan kimia berbahaya:

 Ilustrasi mi basah

1.Saat dipegang mi terasa sangat kenyal atau liat.

2.Selain aroma terigu biasanya tercium aroma seperti obat meskipun sudah berulang kali dibilas air bahkan direbus.

3.Mi sangat liat saat dipotong dengan sendok. Tekstur kenyalnya mirip karet karena yang alami kenyalnya berasal dari gluten tepung terigu.

4.Mi tahan disimpan atau dibiarkan dalam suhu ruangan selama 1-2 hari.

5.Mi memiliki warna kuning terang yang kuat sebagai tanda jika memakai pewarna yang bukan untuk makanan.

6.Rasanya hambar, kenyal dan gurih dari tepung terigu saja

7.Harganya murah, sekitar Rp5.000,- per 1 kg

Sedangkan mi yang terbuat dari bahan alami memiliki ciri-ciri:

 ilustrasi mi

1.Saat dipegangmi terasa lembut teksturnya.

2.Beraroma tepung terigu dan sedikit bau anyir telur.

3.Mi mudah sekali putus atau patah karena tidak terlalu liat. Tekstur liatnya dari gluten tepung dan telur ayam.

4.Saat direbus airnya agak keruh karena ada tepung terigu dan telur yang ikut terlarut di dalamnya.

5.Mi tidak tahan disimpan lama, mudah sekali berjamur terutama jika memakai telur.

6.Rasanya gurih, empuk dan lembut karena memakai telur.

7.Harganya agak mahal sekitar Rp15.000,- per 1 kg.

Alternatif lain yang cukup aman adalah membeli mi kering organik, mi dengan tambahan sayuran atau mi kering biasa yang diproduksi oleh produsen yang telah memiliki sertifikat BPOM. Meskipun harganya lebih mahal.

Bahaya lain yang juga mengintai bila Anda termasuk orang yang makan mi ayam setiap hari adalah jumlah kalori berlebihan. Semangkuk mi ayam itu mengandung karbohidrat yang cukup tinggi. Selain itu, di dalamnya ada pula kandungan minyak. Maka, disarankan sebaiknya jangan setiap hari terus-menerus menyantap mi ayam.

 Mi

Dikutip dari DokterSehat.com, Dr. Eko Budidharmaja menyebutkan bahwa terkadang penjual mi ayam menambahkan garam atau msg dengan jumlah yang sangat banyak demi membuat rasa mi yang dijualnya menjadi lebih nikmat. Sebagaimana kita ketahui, mengonsumsi natrium atau msg secara berlebihan bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan tubuh, khususnya bagi jantung dan pembuluh darah.

Selain itu, banyak orang yang mengonsumsi mi ayam dengan tambahan saus yang cukup banyak. Saus termasuk dalam bahan makanan yang kaya akan garam. Seringkali saus yang disediakan oleh penjual mi ayam adalah saus dengan kualitas yang kurang baik dan dikhawatirkan memiliki kandungan tidak sehat.

1
4

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini