nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sering Ngantuk Setelah Renang, Normalkah?

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis · Senin 08 Juli 2019 17:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 07 08 481 2076083 sering-ngantuk-setelah-renang-normalkah-5DkNFIQQlN.jpg Ngantuk usai renang (Foto: Active)

HOBI banget renang? Sadarkah Anda kalau ada satu gejala yang sering dirasakan tubuh setelah renang. Bukannya terasa bugar, justru usai renang malah tubuh jadi ngantuk.

Sebenarnya, apakah normal jika setelah renang malah merasa ngantuk? Kenapa rasa kantuk itu datang?

Penyebab ngantuk setelah berenang

 Berenang

Apabila Anda menyadarinya, berenang adalah kegiatan yang lebih cepat menimbulkan rasa kantuk dibanding olahraga lainnya. Ada beberapa alasan yang menyebabkan mengapa tubuh lebih cepat lelah dan ngantuk setelah berenang, mulai dari gerakan tubuh hingga suhu air.

Berikut ini adalah penyebab-penyebab munculnya rasa ngantuk setelah berenang:

1. Berenang menggunakan otot-otot utama

Sedikit berbeda dengan jenis olahraga lainnya, gerakan-gerakan dalam olahraga renang menuntut Anda untuk menggunakan otot-otot utama pada tubuh.

Gaya berenang seperti gaya dada, gaya punggung, gaya kupu-kupu, hingga gaya bebas, menggunakan otot perut, bisep, trisep, pantat, paha, dan tungkai kaki. Selain otot-otot tersebut, gerakan berenang melibatkan pula otot deltoideus (bahu), pectoralis (dada), dan punggung.

Hampir semua bagian otot tubuh Anda bekerja keras ketika berenang. Maka itu, energi yang Anda keluarkan mungkin lebih besar hingga akhirnya Anda merasa lelah dan mengantuk.

Berenang

2. Otot bekerja lebih keras

Berenang termasuk ke dalam kelompok olahraga aerobik. Olahraga ini membutuhkan energi yang cukup besar karena otot harus bergerak intens selama beberapa waktu.

Selain itu, berbeda dengan olahraga aerobik lainnya, berenang juga mengharuskan otot bekerja lebih keras karena melawan gaya apung pada air.

3. Kondisi air di kolam renang

Temperatur air kolam ternyata dapat memengaruhi rasa kantuk setelah berenang. Air dingin dapat mengakibatkan otot tegang karena kurangnya suplai aliran darah, sehingga tubuh harus bekerja lebih keras untuk kembali menaikkan suhu.

Sementara itu, air hangat pun juga dapat meningkatkan suhu badan, yang bisa berakibat pada rasa lelah dan mengantuk. Selain temperatur air, kandungan kaporit yang terdapat di kolam renang juga dapat memengaruhi fungsi paru-paru, sehingga pernapasan Anda akan bermasalah dan tubuh terasa letih.

Bagaimana cara agar tak ngantuk setelah berenang?

 Berenang

Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi kelelahan dan kantuk sehabis berenang. Berikut adalah tips-tips yang bisa Anda coba:

1. Jangan memaksakan diri

Mengingat berenang adalah olahraga yang membutuhkan tenaga ekstra, sebaiknya Anda tidak melakukannya secara berlebihan. Semakin Anda berusaha melawan gaya apung pada air, maka energi yang Anda keluarkan pun lebih besar.

Lakukan gerakan-gerakan berenang dengan santai, seperti tidak mengayunkan lengan terlalu kuat dan tidak mengangkat kepala tinggi-tinggi saat sedang mengambil napas.

Anda juga bisa melakukan pemanasan ringan yang berfokus di bahu, lengan, dan kaki sebelum berenang.

2. Berenang dengan gaya yang berbeda

Usahakan untuk tidak melakukan gaya renang yang sama dalam waktu lama. Hal tersebut dapat mengakibatkan otot tegang dan tubuh menjadi lebih cepat lelah.

Lakukan berbagai variasi gerakan, misalnya dimulai dengan gaya dada yang kemudian diganti dengan gaya punggung.

3. Berenang dengan suhu yang tepat

Hindari berenang dengan suhu air yang terlalu dingin maupun hangat. Sebaiknya, pilih kolam renang dengan temperatur air yang sedang, sekitar 25 sampai 27 C. Dengan suhu yang tepat, Anda akan terhindar dari rasa ngantuk setelah berenang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini